BAIC T1 Akan Diproduksi Lokal, Harga Berpotensi Turun di Bawah Rp350 Juta
PlatMerah.com, Bandung – BAIC T1, crossover listrik yang saat ini masih diimpor dari Tiongkok, akan mulai diproduksi secara lokal di Indonesia pada akhir 2026 atau paling lambat awal 2027. Produksi ini akan dilakukan di fasilitas PT Handal Indonesia Motor yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat. Langkah ini berpotensi menurunkan harga jual BAIC T1 menjadi di bawah Rp350 juta.
Produksi Lokal dan Dampaknya pada Harga
Hingga saat ini, BAIC T1 masih dipasarkan sebagai kendaraan Completely Built Up (CBU) dari Tiongkok dengan harga normal sekitar Rp393 juta dan harga khusus 1.000 pembeli pertama sebesar Rp373 juta. Dengan beralih ke produksi lokal, perusahaan berharap dapat menekan biaya impor dan memanfaatkan insentif fiskal yang diberikan berdasarkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, Dhany Yahya, menyampaikan bahwa dengan memenuhi ketentuan TKDN, BAIC T1 berpotensi memperoleh fasilitas pembebasan pajak luxury tax sekitar 15 persen. Insentif ini diharapkan bisa mendorong penurunan harga jual kendaraan sehingga dapat dijual dengan harga kurang dari Rp350 juta.
Manfaat Produksi Lokal bagi Industri Otomotif
Produksi lokal BAIC T1 tidak hanya memberikan keuntungan dari segi harga, tetapi juga memperkuat posisi BAIC dalam segmen kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Penurunan harga yang signifikan dapat menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik dengan harga terjangkau.
Selain itu, peningkatan kandungan komponen dalam negeri akan mendukung pengembangan industri otomotif nasional dan membuka peluang kerja di sektor manufaktur kendaraan listrik.
Rencana Produksi dan Strategi Pemasaran
PT Handal Indonesia Motor sebagai pabrik perakitan BAIC T1 di Purwakarta ditargetkan mulai memproduksi akhir tahun 2026 atau awal 2027. Persiapan fasilitas dan proses produksi diharapkan selesai sesuai jadwal agar kendaraan crossover listrik ini segera dapat dipasarkan secara massal dengan harga yang lebih kompetitif.
Dengan strategi tersebut, BAIC Indonesia berharap mampu meningkatkan daya saing produk dan memperluas pangsa pasar kendaraan listrik di Tanah Air.
Kesempatan bagi Konsumen
Bagi calon pembeli, produksi lokal BAIC T1 memberikan peluang untuk mendapatkan kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau. Jika target harga di bawah Rp350 juta tercapai, pembeli akan mendapat selisih harga sekitar Rp23 juta dibandingkan harga perkenalan saat ini, sehingga opsi kendaraan listrik semakin menarik bagi masyarakat luas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













