Foto Ulama Sepuh Berkumpul di Jakarta Jelang Muktamar ke-35 PBNU
PlatMerah.com, Jakarta – Sejumlah ulama sepuh Nahdlatul Ulama (NU) menggelar pertemuan di Gedung PBNU, Jakarta, pada Kamis, 20 Agustus 2026, menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 PBNU. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan seruan moral demi menjaga martabat Muktamar NU.
Rangkaian Pertemuan dan Keterangan Pers
Dewan Penasihat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Maxzruf Amin, memberikan keterangan pers terkait pertemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa inisiatif pertemuan ini didorong oleh keprihatinan atas dinamika yang berkembang menjelang Muktamar ke-35 NU. Para ulama sepuh merasa perlu memberikan arahan agar Muktamar dapat berjalan sesuai dengan nilai-nilai keulamaan dan persatuan.
Tujuh Poin Seruan Moral untuk Muktamar ke-35 NU
Dalam pertemuan tersebut, para kiai sepuh menyampaikan tujuh poin seruan moral yang dianggap penting untuk menjaga kelangsungan dan martabat Muktamar NU, yaitu:
- Menjaga Muktamar sebagai Permusyawaratan Para Ulama.
- Menghormati Kedaulatan Muktamirin.
- Menjaga Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) sebagai Maqam Keulamaan.
- Keprihatinan atas Penggalangan Dukungan Calon AHWA.
- Mengubah Mekanisme Waktu Pengusulan AHWA.
- Semua Pihak Harus Menahan Diri.
- Muktamar Harus Menjadi Jalan Islah dan Persatuan.
Konsep dan Kepentingan Seruan Moral
Seruan moral ini dirancang untuk memastikan bahwa Muktamar ke-35 NU berlangsung dengan penuh kehormatan, menjaga semangat permusyawaratan dan persatuan di antara para ulama dan peserta muktamar. Penekanan pada penghormatan terhadap kedaulatan muktamirin dan keulamaan AHWA menjadi fokus utama agar proses pemilihan dan pengambilan keputusan berjalan secara adil dan bermartabat.
Dinamika Jelang Muktamar
Menjelang Muktamar, terdapat dinamika politik dan sosial yang menjadi perhatian para ulama sepuh NU, termasuk penggalangan dukungan calon AHWA yang dianggap perlu dikendalikan agar tidak mengganggu suasana kebersamaan dan persatuan. Usulan perubahan mekanisme pengusulan AHWA juga merupakan bagian dari upaya menjaga integritas dan transparansi dalam forum tertinggi NU tersebut.
Makna dan Harapan Muktamar ke-35
Muktamar ke-35 PBNU merupakan momentum strategis untuk memperkuat organisasi dan menguatkan peran NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan seruan moral yang disampaikan oleh ulama sepuh, diharapkan Muktamar dapat menjadi jalan islah dan persatuan, mengedepankan musyawarah dan mufakat demi kemajuan NU dan Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.














