Dramatis! Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buron Interpol, Nekat Kabur Pakai Jet Pribadi

Dramatis! Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buron Interpol, Nekat Kabur Pakai Jet Pribadi

Plat MerahImigrasi Ngurah Rai tangkap buron Interpol, nekat kabur pakai jet pribadi dalam sebuah operasi gabungan yang dramatis di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Seorang warga negara Australia bernama Angelo Pandeli, yang merupakan anggota kartel narkoba dan buronan Interpol, berhasil ditangkap saat hendak melarikan diri menggunakan pesawat pribadi menuju Mozambik, Afrika.

Penangkapan ini merupakan hasil sinergi antara Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Informasi intelijen dari Australian Federal Police (AFP) dan Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat turut membantu pengungkapan kasus ini.

Kejadian bermula pada Sabtu, 6 Juni 2026, sekitar pukul 22.00 WITA, saat petugas Imigrasi Ngurah Rai melakukan pemeriksaan terhadap penumpang pesawat privat CAPA JET dengan nomor penerbangan N917CJ. Pesawat tersebut rencananya akan terbang dari Denpasar menuju Maputo, Mozambik. Dalam manifes penerbangan, tercatat empat penumpang: Antonio Ricardo Resendes Silva Da Costa (Portugal), George Anderson Mota Correia (Brasil), Giorgio Sciarretta (Italia), dan Fernando Martins Junior (Brasil).

Saat pemeriksaan dokumen, tiga penumpang lainnya dinyatakan sah. Namun, petugas mencurigai identitas George Anderson Mota Correia karena tidak ditemukan data perlintasan masuk atau izin tinggal di sistem keimigrasian. Setelah pendalaman, terungkap bahwa pria tersebut menggunakan paspor Venezuela palsu dan identitas aslinya adalah Angelo Pandeli, warga negara Australia yang masuk dalam daftar buronan Interpol dengan Blue Notice.

Mengetahui hal itu, petugas segera berkoordinasi dengan atasan dan aparat terkait. Angelo Pandeli yang sempat bersembunyi di toilet jet pribadi akhirnya diamankan tanpa perlawanan berarti. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menegaskan bahwa Indonesia tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan internasional.

Angelo Pandeli diketahui sebagai tokoh utama dalam jaringan Transnational Serious Organised Crime (TSOC) dan anggota terkemuka geng motor Hells Angels di Australia. Ia bertanggung jawab atas penyelundupan narkotika skala besar ke Australia dan telah lama menghindari penegak hukum dengan menggunakan dokumen perjalanan ilegal.

Imigrasi Ngurah Rai tangkap buron Interpol, nekat kabur pakai jet pribadi ini menjadi bukti keseriusan aparat Indonesia dalam memberantas kejahatan lintas negara. Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan lembaga internasional untuk mengusut tuntas kasus ini. Angelo Pandeli kini menghadapi ancaman hukuman berat, termasuk pencekalan seumur hidup dari Indonesia.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Imigrasi Ngurah Rai tangkap buron Interpol, nekat kabur pakai jet pribadi tidak hanya mengamankan seorang pelaku, tetapi juga memutus rantai jaringan narkoba internasional. Operasi gabungan ini menjadi contoh nyata sinergi antarinstansi dalam menjaga kedaulatan dan keamanan Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup