Bandit Serang Desa di Nigeria, 12 Orang Tewas dan Perempuan serta Anak-anak Diculik

Bandit Serang Desa di Nigeria, 12 Orang Tewas dan Perempuan serta Anak-anak Diculik

PlatMerah.com, Nigeria – Sebanyak 12 orang tewas dalam serangan kelompok bandit bersenjata yang terjadi di Desa Lajinge, Negara Bagian Sokoto, Nigeria barat laut, pada Sabtu malam (28 Agustus 2026). Selain korban jiwa, sejumlah perempuan dan anak-anak juga diculik dalam aksi kekerasan ini.

Fakta Utama Serangan

Kelompok bandit memasuki desa sekitar pukul 23.00 waktu setempat dan melakukan aksinya hingga pukul 03.00 dini hari. Dalam rentang waktu tersebut, mereka menembaki warga, membakar rumah, dan membawa kabur ternak milik penduduk. Seorang warga, Auwal Hassan, menyatakan bahwa enam korban tewas berasal dari satu keluarga yang rumahnya dibakar pelaku.

Selain 12 korban meninggal dunia, terdapat empat orang lainnya yang mengalami luka-luka. Hingga saat ini, aparat keamanan masih mendata jumlah pasti korban penculikan dan kerugian materi akibat serangan tersebut.

Respon dan Penyelidikan

Juru bicara Kepolisian Negara Bagian Sokoto, Ahmed Rufai, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah membuka penyelidikan terhadap insiden tersebut. Pihak kepolisian berjanji akan memberikan perkembangan terbaru setelah proses investigasi berjalan.

Konteks Kekerasan di Nigeria Barat Laut

Wilayah barat laut Nigeria selama beberapa tahun terakhir menjadi langganan serangkaian serangan oleh kelompok bandit bersenjata. Mereka kerap menyasar desa-desa dengan modus menewaskan warga, menculik penduduk untuk meminta uang tebusan, serta merampas ternak sebagai sumber pendanaan.

Serangan di Sokoto ini terjadi hanya sepekan setelah insiden serupa di Negara Bagian Zamfara yang berbatasan dengan Sokoto, di mana sedikitnya 24 petani tewas akibat serangan kelompok bersenjata.

Dampak dan Perkembangan Terkini

Serangkaian serangan oleh kelompok bandit ini meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan warga di wilayah barat laut Nigeria. Selain kehilangan anggota keluarga dan harta benda, penculikan perempuan dan anak-anak menimbulkan trauma mendalam pada komunitas setempat.

Pihak keamanan terus berupaya memperkuat pengamanan dan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk menangkap pelaku serta mencegah serangan serupa di masa mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup