Pemkab Situbondo Kembangkan Peternakan Ayam Petelur Skala Rumah Tangga untuk Atasi Kekurangan Telur

Pemkab Situbondo Kembangkan Peternakan Ayam Petelur Skala Rumah Tangga untuk Atasi Kekurangan Telur

Plat Merah – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mulai mengembangkan peternakan ayam petelur skala rumah tangga untuk mengatasi kesenjangan antara produksi dan kebutuhan telur di daerah tersebut. Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengungkapkan bahwa produksi telur saat ini hanya mencapai 3,5 ton per hari, sementara kebutuhan masyarakat mencapai 17 ton per hari.

Untuk menekan defisit tersebut, Pemkab Situbondo menggandeng Bank Indonesia dan beberapa yayasan dalam program pengembangan peternakan ayam petelur skala rumah tangga. Bantuan awal berupa dua unit kandang ayam berkapasitas 500 ekor per kandang, sehingga total 1.000 ekor ayam petelur, telah disalurkan kepada Kelompok Peternak Ayam Petelur Jasa Bagus II.

Bupati Rio menegaskan bahwa program ini merupakan proyek percontohan. Ke depannya, Pemkab Situbondo merencanakan pendirian Akademi Peternak yang ditargetkan melahirkan seribu peternak muda dari kalangan siswa SMA sederajat. “Siapa tahu bisa memenuhi kebutuhan 17 ton atau bahkan melampaui sehingga kita bisa memasarkan ke luar daerah,” ujarnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Iqbal Reza Nugraha, menjelaskan bahwa bantuan kandang ini merupakan bagian dari proyek percontohan untuk mendorong produksi telur ayam. Selain sarana fisik, Bank Indonesia juga memberikan pendampingan teknis kepada peternak binaan, meliputi efisiensi produksi, teknologi pakan sederhana, dan pengolahan pakan.

“Pendampingan ini diharapkan dapat disebarluaskan oleh peternak kepada kelompok lain, sehingga dampaknya lebih luas,” kata Iqbal. Bank Indonesia juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan implementasi penguatan kapasitas berjalan efektif.

Dengan adanya program ini, Pemkab Situbondo optimistis dapat meningkatkan produksi telur secara signifikan dalam jangka panjang, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di sektor peternakan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup