Gus Ipul Ajak Karang Taruna Perkuat Peran dalam Pengentasan Kemiskinan

Gus Ipul Ajak Karang Taruna Perkuat Peran dalam Pengentasan Kemiskinan

PlatMerah.com, Bogor – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak Karang Taruna mengambil peran lebih besar dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan pendampingan kelompok rentan. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Training of Trainers (ToT) sekaligus Retret Pengurus Nasional Karang Taruna di Eco Edu Forest, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum bagi Karang Taruna untuk memperkuat kapasitas kader hingga ke daerah, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menghadirkan perlindungan sosial sepanjang hayat bagi seluruh masyarakat.

Peran Strategis Karang Taruna

Gus Ipul menegaskan bahwa negara memiliki amanat konstitusional untuk melindungi masyarakat, sebagaimana tercantum dalam Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pemerintah terus memperkuat sistem perlindungan sosial agar masyarakat memperoleh pendampingan sejak lahir hingga lanjut usia.

“Pemerintah ingin menghadirkan perlindungan sosial sepanjang hayat. Sejak seseorang lahir sampai lanjut usia, negara harus hadir sesuai kebutuhannya,” ujar Gus Ipul.

Strategi pengentasan kemiskinan yang dijalankan pemerintah tidak hanya melalui penyaluran bantuan sosial, tetapi juga melalui tiga pendekatan utama: menekan beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, serta mengurangi kantong-kantong kemiskinan melalui program pemberdayaan yang terintegrasi.

Gus Ipul menilai Karang Taruna memiliki posisi strategis karena dekat dengan masyarakat dan memahami persoalan sosial di wilayah masing-masing.

“Kami mengajak Karang Taruna turut berpartisipasi menyukseskan program-program Bapak Presiden dalam rangka melayani kelompok-kelompok rentan, memperkuat data, dan ikut dalam program-program pemberdayaan di berbagai desa dan kelurahan di Indonesia,” katanya.

Kesiapan Karang Taruna

Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono menyatakan organisasinya siap mengambil peran tersebut melalui penguatan kapasitas kader hingga ke daerah.

“Ini akan kami terus perkuat strukturnya, organisasinya dari pusat sampai ke desa-desa dan kami akan coba berdayakan, beri ilmu bagi pengurus-pengurusnya supaya mampu menjawab tantangan-tantangan dan memberi pemahaman bagi program-program strategis pemerintah,” ujar Budisatrio.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas tersebut diarahkan agar kader Karang Taruna semakin siap hadir membantu masyarakat yang membutuhkan dan menjawab berbagai persoalan sosial di daerah.

“Ini akan menjadi salah satu pilar kami sebagai anak muda untuk berperan aktif membantu mereka-mereka yang memang butuh sentuhan. Apakah itu lansia, penyandang disabilitas, anak-anak muda yang perlu diberdayakan usahanya, apakah itu pemulihan sebuah lingkungan ataupun sebuah kawasan, pentingnya edukasi mengenai sustainability,” kata Budisatrio.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup