Forum Anak Jember Bahas Toxic Positivity dan Pentingnya Validasi Emosi
PlatMerah.com, Jember – Fenomena toxic positivity yang menuntut sikap selalu positif hingga menekan emosi negatif semakin banyak dialami generasi muda. Forum Anak Jember (FAJ) mengangkat isu ini dalam program siaran “Jaga Malam” segmen “NGUMPUL” di Pro 2 RRI Jember pada 5 September 2026, menyoroti pentingnya validasi emosi sebagai bagian dari kesehatan mental remaja.
Memahami Toxic Positivity dan Dampaknya pada Remaja
Toxic positivity adalah kebiasaan memaksakan pikiran positif secara berlebihan yang justru mengabaikan dan menekan perasaan negatif. Dalam diskusi, anggota FAJ, Mohammad Arik Setiawan menjelaskan bahwa sikap ini sering muncul tanpa disadari, terutama di lingkungan pertemanan dan media sosial yang menampilkan standar hidup sempurna (highlight reel).
Contoh nyata toxic positivity adalah ketika seseorang yang sedang curhat mendapatkan respons tanpa empati seperti “Ya sudahlah, masih ada yang lebih parah dari kamu.” Respons ini membuat orang merasa emosinya tidak dihargai, berisiko memperparah kondisi mental.
Dampak Negatif Toxic Positivity
- Memendam emosi negatif seperti sedih, marah, dan kecewa berlebihan dapat menyebabkan tekanan mental yang serius.
- Dampak jangka panjang termasuk kecemasan, isolasi sosial, hingga burnout mental pada remaja.
- Tekanan untuk selalu bahagia di media sosial menimbulkan rasa takut dianggap lemah atau dramatis.
Pentingnya Validasi Emosi bagi Kesehatan Mental
FAJ menekankan perbedaan antara motivasi positif yang sehat (healthy positivity) dan toxic positivity. Kunci utama adalah validasi emosi, yaitu mengakui dan mendengarkan perasaan seseorang tanpa menghakimi.
Agni Himmatus Salamah, anggota FAJ, menyatakan bahwa seluruh spektrum emosi adalah sinyal alami tubuh yang normal dan valid untuk dirasakan. Remaja harus belajar jujur pada perasaan mereka dan mengekspresikannya dengan cara yang sehat.
Langkah-langkah Self-Care yang Disarankan
- Jujur terhadap perasaan diri sendiri.
- Melakukan jurnaling untuk memvalidasi emosi.
- Mengizinkan diri untuk menangis bila perlu.
- Berbagi cerita dengan orang terpercaya.
- Melakukan digital detox guna mengurangi tekanan Fear of Missing Out (FOMO) di media sosial.
Kontribusi Forum Anak Jember dalam Meningkatkan Kesadaran
Dengan mengangkat isu toxic positivity dan validasi emosi, Forum Anak Jember berperan penting dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan mental. Diskusi ini menjadi bagian dari upaya edukasi yang mengajak remaja untuk mengenali dan menghargai perasaan mereka secara sehat dan seimbang.
Kesadaran ini diharapkan mendorong terciptanya lingkungan sosial yang suportif dan empatik, baik dalam pertemanan maupun di ranah digital, sehingga remaja dapat tumbuh dengan kesehatan mental yang lebih baik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.














