Prabowo ke PM Thailand Anutin Kunjungan Ini Bersejarah, Pertama dalam 15 Tahun
PlatMerah.com, Jakarta – Kunjungan resmi Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, ke Indonesia menjadi momen bersejarah karena merupakan kunjungan resmi pertama PM Thailand ke Indonesia dalam 15 tahun terakhir. Presiden Prabowo Subianto menyambut hangat kedatangan Anutin pada upacara penyambutan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta.
Kunjungan Bersejarah dan Penting
Dalam pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan, Prabowo menyatakan bahwa kunjungan ini sangat penting untuk mempererat hubungan kedua negara. Ia menilai selama ini Indonesia dan Thailand memiliki kedekatan dan tidak menghadapi masalah nyata, sehingga kunjungan resmi seperti ini jarang terjadi.
“Perdana Menteri, kunjungan Anda hari ini memang bersejarah dan sangat penting. Ini adalah kunjungan resmi pertama Perdana Menteri Thailand ke Indonesia dalam 15 tahun,” ujar Prabowo.
Penguatan Kerja Sama Bilateral
Prabowo menekankan perlunya frekuensi pertemuan dan koordinasi yang lebih sering antara Indonesia dan Thailand untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang. Hal ini dianggap penting agar kedua negara dapat memanfaatkan peluang dan mengatasi tantangan bersama secara efektif.
“Saya pikir mungkin kita harus lebih sering bertemu dan berkoordinasi,” tambahnya.
Peran ASEAN Sebagai Wadah Koordinasi
Meskipun pertemuan bilateral jarang terjadi, Prabowo mengakui bahwa forum ASEAN selama ini menjadi wadah efektif bagi kedua negara untuk menyamakan pandangan dan membahas isu-isu penting. Ia mencontohkan pertemuan terakhir di Cebu yang menghasilkan banyak kesamaan pandangan antara Indonesia dan Thailand.
“Terkadang pertemuan ASEAN juga sangat bermanfaat. Misalnya, dalam pertemuan terakhir kita di Cebu, saat itu kita menemukan kesamaan pandangan dalam banyak isu,” jelas Prabowo.
Keselarasan Perspektif Kebijakan Luar Negeri
Prabowo juga menyoroti kesamaan sudut pandang antara Indonesia dan Thailand dalam berbagai aspek kebijakan luar negeri dan hubungan internasional. Hal ini menjadi modal penting dalam memperkuat kerjasama dan membangun sinergi di tingkat regional maupun global.
“Ketika kita membahas banyak aspek kebijakan luar negeri dan hubungan internasional, kita memiliki sudut pandang yang cukup sama,” tutup Prabowo.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












