Barista Asal Aceh Hilang Kontak di Arab Saudi, Ternyata Ditahan Imigrasi

Barista Asal Aceh Hilang Kontak di Arab Saudi, Ternyata Ditahan Imigrasi

PlatMerah.com, Aceh – Muhammad Ikhsan (25), warga Lhokseumawe, Aceh, yang sempat hilang kontak di Arab Saudi, kini diketahui berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim Tarhil) di Tabuk. Keberadaannya terungkap setelah Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan Satuan Tugas Wilayah Tabuk.

Hilang Kontak Setelah Izin Tinggal Kedaluwarsa

Ikhsan bekerja sebagai barista di Kota Tabuk sejak Oktober 2024 dengan kontrak hingga Mei 2026. Pada September 2026, saat hendak mengurus kepulangan setelah kontrak berakhir, diketahui izin tinggalnya telah kedaluwarsa selama tiga bulan. Setelah itu, komunikasi dengan keluarganya di Lhokseumawe terputus, sehingga keluarganya melaporkan kehilangan kontak dan meminta bantuan.

Perusahaan Bangkrut dan Tidak Mampu Biayai Pemulangan

Menurut anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman Haji Uma, Ikhsan dimasukkan ke Rudenim Tarhil Tabuk oleh pihak majikan setelah perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan dan tidak mampu membiayai pemulangan para pekerja. Hal ini menjadi penyebab utama Ikhsan ditahan imigrasi.

Upaya Pemerintah Memastikan Keberadaan dan Pemulangan

Sudirman Haji Uma telah menyurati Kementerian Luar Negeri RI untuk membantu menelusuri dan memfasilitasi pemulangan Ikhsan. Setelah dipastikan keberadaannya, Ikhsan direncanakan dipindahkan ke Tarhil Syumaisi di Makkah untuk menjalani proses lebih lanjut sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Apresiasi dan Harapan

Sudirman menyampaikan apresiasi kepada KJRI Jeddah, KBRI Riyadh, Satgas Wilayah Tabuk, dan Kementerian Luar Negeri RI atas bantuan mereka. Ia berharap proses pemindahan dan pemulangan Ikhsan berjalan lancar dan terus berkoordinasi hingga Ikhsan kembali ke Aceh.

Lokasi dan Jarak

Provinsi Tabuk dan Makkah merupakan wilayah di Arab Saudi yang berjarak cukup jauh, sehingga pemindahan Ikhsan dari Tarhil Tabuk ke Tarhil Syumaisi Makkah merupakan bagian dari proses administratif sebelum pemulangan ke Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup