Marc Klok Diperpanjang Kontrak PSM Makassar, Namun Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026
Plat Merah – Pemain asal Belanda marc klok kembali menjadi sorotan publik setelah klubnya, PSM Makassar, mengumumkan perpanjangan kontrak selama empat tahun hingga 2023. Keputusan ini menegaskan kepercayaan manajemen klub terhadap peran pentingnya di lini tengah, sekaligus menambah stabilitas skuad domestik menjelang musim kompetisi berikutnya.
Marc Klok, yang bergabung dengan PSM pada tahun 2017 setelah berkarier di Dundee FC, telah menorehkan jejak signifikan di Liga 1. Selama dua musim pertama, ia menjadi motor penggerak serangan, mencatatkan assist penting dan membantu tim meraih posisi papan atas. Statistik di situs transfermarkt mencatat kontrak pertamanya akan berakhir pada akhir 2019, namun perpanjangan terbaru menandai komitmen jangka panjang antara pemain dan klub.
CEO PSM, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa perpanjangan kontrak ini mencerminkan kesepakatan bersama untuk melanjutkan kerja sama hingga akhir 2023. “PSM dan marc klok sepakat memperpanjang kerja sama hingga tahun 2023,” ujar Munafri dalam konferensi pers resmi. Dengan kontrak baru, marc klok dijadwalkan tetap berseragam merah putih Mattoangin selama empat musim ke depan, memberikan kesempatan bagi klub untuk membangun taktik yang lebih terintegrasi.
Sementara itu, kabar kurang menguntungkan datang dari Tim Nasional Indonesia. Pelatih asal Inggris, John Herdman, melakukan pemangkasan skuad secara drastis menjelang FIFA Matchday Juni 2026. Dari 44 pemain yang awalnya dipanggil, hanya 23 yang lolos seleksi akhir. Di antara nama-nama yang terpilih, marc klok tidak termasuk.
Berikut daftar beberapa pemain yang dicoret dari skuad akhir:
- marc klok (PSM Makassar)
- Eliano Reijnders (naturalized)
- Jordi Amat (defender)
- Egy Maulana Vikri (penyerang)
- Witan Sulaeman (penyerang)
- Ricky Kambuaya (gelandang)
Keputusan Herdman didasarkan pada kebutuhan taktik dan performa terbaru. Menurut analis, meskipun marc klok memiliki pengalaman internasional, pilihan pemain muda dan fleksibilitas formasi menjadi prioritas utama. Selain itu, cedera yang dialami beberapa pemain senior, seperti kapten Jay Idzes, mempersempit opsi pelatih.
Situasi ini menimbulkan perdebatan di kalangan penggemar. Sebagian menganggap pemotongan marc klok sebagai langkah berani yang memberi ruang bagi generasi baru, sementara yang lain menilai keputusan tersebut merugikan karena mengorbankan pengalaman pemain yang sudah terbukti di level klub. Namun, Herdman menegaskan bahwa skuad final akan menampilkan kombinasi pemain domestik yang aktif di Liga 1 serta beberapa talenta muda yang siap berkontribusi pada dua laga penting melawan Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Ke depan, marc klok diharapkan tetap fokus pada tugasnya bersama PSM Makassar. Kontrak panjang memberinya peluang untuk memimpin tim dalam kompetisi domestik dan AFC Cup, sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu gelandang terbaik di liga. Sementara itu, peluang kembali dipanggil ke Timnas tetap terbuka, terutama bila performa klubnya terus bersinar dan kebutuhan taktik berubah menjelang kompetisi internasional berikutnya.
Dengan kontrak yang baru dan eksklusif, marc klok kini berada di persimpangan penting antara karier klub dan aspirasi internasional. Bagaimana ia mengoptimalkan peran di PSM serta menunggu panggilan kembali ke Timnas akan menjadi cerita menarik bagi para pecinta sepakbola Indonesia ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










