Baru Saja Dipermalukan Raymond/Joaquin di Istora, Ganda Terbaik Malaysia Chia/Soh Resmi Dipecah

Baru Saja Dipermalukan Raymond/Joaquin di Istora, Ganda Terbaik Malaysia Chia/Soh Resmi Dipecah

Plat Merah – Baru saja dipermalukan Raymond/Joaquin di Istora, ganda terbaik Malaysia Chia/Soh resmi dipecah. Kejutan besar terjadi di dunia bulu tangkis setelah pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, memutuskan untuk berpisah secara resmi. Keputusan ini diumumkan tak lama setelah mereka tersingkir di babak 16 besar Indonesia Open 2026 oleh ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dengan skor telak 21-14, 21-14. Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi pasangan peraih medali perunggu Olimpiade tersebut, yang sebelumnya diunggulkan sebagai salah satu favorit juara. Keputusan pecah ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Chia/Soh telah lama menjadi andalan Malaysia di sektor ganda putra. Namun, performa mereka yang menurun dalam beberapa turnamen terakhir, termasuk kekalahan memalukan di Istora, menjadi faktor utama perpisahan ini. Baru saja dipermalukan Raymond/Joaquin di Istora, ganda terbaik Malaysia Chia/Soh resmi dipecah, dan kini dunia bulu tangkis menanti langkah selanjutnya dari kedua pemain.

Sementara itu, Raymond/Joaquin terus melaju kencang di Indonesia Open 2026. Setelah menundukkan Chia/Soh, mereka kembali membuat kejutan dengan mengalahkan juara dunia 2021 asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, di perempat final. Pertandingan yang berlangsung Jumat (5/6/2026) di Istora Senayan itu menjadi salah satu laga paling dramatis di turnamen. Raymond/Joaquin menang melalui rubber game dengan skor 16-21, 24-22, 21-18. Pada gim pertama, mereka sempat kesulitan dan kalah 16-21. Namun, di gim kedua, mereka bangkit dan memenangkan pertarungan sengit 24-22 setelah beberapa kali menyelamatkan match point. Gim penentuan menjadi milik Raymond/Joaquin setelah mereka tertinggal 13-18, lalu mencetak tujuh poin beruntun untuk menutup laga dengan kemenangan 21-18. Kemenangan ini mengantarkan mereka ke semifinal, di mana mereka akan berhadapan dengan sesama wakil Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani. Dukungan ribuan penonton Istora menjadi energi tambahan yang membantu mereka bangkit dari keterpurukan.

Baru saja dipermalukan Raymond/Joaquin di Istora, ganda terbaik Malaysia Chia/Soh resmi dipecah, dan keputusan ini tentu akan berdampak pada persaingan ganda putra dunia. Chia/Soh dikenal sebagai pasangan tangguh yang pernah meraih berbagai prestasi, termasuk dua medali perunggu Olimpiade. Namun, setelah kekalahan dari Raymond/Joaquin, mereka memutuskan untuk mengakhiri kerja sama. Pihak Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) mengonfirmasi perpisahan ini dan menyatakan bahwa kedua pemain akan mencari pasangan baru. Sementara itu, Raymond/Joaquin terus menunjukkan performa impresif. Mereka mengaku kemenangan atas Hoki/Kobayashi menjadi salah satu momen paling berkesan dalam karier mereka. "Hari ini benar-benar luar biasa. Kami sempat tertekan terus di game ketiga, tapi bisa membalikkan keadaan. Pertandingan seperti ini tidak akan saya lupakan," kata Joaquin. Raymond menambahkan bahwa servis yang baik menjadi kunci kebangkitan mereka. Dengan kemenangan ini, Raymond/Joaquin menjadi sorotan utama di Indonesia Open 2026. Mereka membuktikan bahwa ganda putra Indonesia memiliki masa depan cerah. Kini, publik menantikan apakah mereka bisa melanjutkan kejutan dan merebut gelar juara. Sementara itu, dunia bulu tangkis masih bergeming dengan berita perpisahan Chia/Soh. Baru saja dipermalukan Raymond/Joaquin di Istora, ganda terbaik Malaysia Chia/Soh resmi dipecah, dan ini menjadi pengingat bahwa persaingan di level tertinggi sangatlah ketat. Kesimpulannya, Indonesia Open 2026 menyajikan drama dan kejutan yang luar biasa. Raymond/Joaquin menjadi bintang baru yang siap bersinar, sementara Chia/Soh harus memulai babak baru dalam karier mereka. Dunia bulu tangkis akan terus memantau perkembangan selanjutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup