Menhub Evaluasi Perusahaan KM Mutiara Sentosa 2 Imbas 2 Kali Terbakar
PlatMerah.com, Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Dody Purwagandhi menyatakan akan mengevaluasi PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) setelah dua kapal milik perusahaan tersebut mengalami kebakaran dalam beberapa tahun terakhir. Terbaru, KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (28/7), mengakibatkan lima orang meninggal dunia.
Evaluasi ini menjadi sorotan karena sebelumnya KM Mutiara Sentosa 1 juga terbakar di Perairan Masalembu, Sumenep, pada 19 Mei 2017. Dody menegaskan bahwa pemerintah akan menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menentukan langkah selanjutnya.
Evaluasi Berdasarkan Hasil Investigasi KNKT
Dody mengatakan, evaluasi akan dilakukan setelah pemerintah menerima hasil investigasi KNKT mengenai penyebab insiden tersebut. “Kita akan evaluasi ya, tapi yang paling penting kita akan lihat dulu sebab-sebabnya yang kita dapatkan dari KNKT. Jadi ini juga akan menjadi lesson learned buat kita, bahan evaluasi kepada perusahaan yang bersangkutan,” ujar Dody di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (3/8).
Menurut Dody, pemerintah perlu mengevaluasi rekam jejak keselamatan operasional perusahaan sebagai bagian dari upaya menjaga standar keselamatan pelayaran sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut. “Karena itulah yang wajib kita lakukan untuk memberikan rasa kepercayaan kepada masyarakat bahwa kita melakukan yang terbaik. Jadi terhadap perusahaan kita akan melakukan evaluasi melihat dari data yang ada, kalau tidak salah sudah dua kali ya,” ucapnya.
Kronologi Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2
KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (28/7). Insiden ini menewaskan lima orang. Kapal tersebut merupakan salah satu armada PT Atosim Lampung Pelayaran yang beroperasi di wilayah Indonesia timur.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena merupakan kebakaran kedua yang melibatkan kapal milik perusahaan yang sama. Sebelumnya, KM Mutiara Sentosa 1 juga terbakar di Perairan Masalembu, Sumenep, pada 19 Mei 2017.
Pentingnya Keselamatan Pelayaran
Evaluasi yang dilakukan pemerintah diharapkan dapat meningkatkan standar keselamatan pelayaran di Indonesia. Dengan adanya evaluasi terhadap rekam jejak keselamatan operasional perusahaan, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut semakin meningkat.
Menhub menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Evaluasi juga akan menjadi bahan pembelajaran bagi seluruh perusahaan pelayaran di Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













