Wakapolri Bahas Rencana Penerimaan Siswa Mancanegara di SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Wakapolri Bahas Rencana Penerimaan Siswa Mancanegara di SMA Kemala Taruna Bhayangkara

PlatMerah.com, Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo bertemu dengan Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI), Dirgayuza Setiawan, untuk membahas rencana penerimaan siswa warga negara asing (WNA) di SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) pada tahun ajaran 2027-2028.

Rencana Penerimaan Siswa Mancanegara di SMA KTB

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Wakapolri, Mabes Polri, Jakarta, pembahasan fokus pada peluang SMA KTB menerima siswa mancanegara seiring dengan penerapan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang telah diadopsi sekolah tersebut. Kurikulum IB memberikan standar pendidikan internasional yang setara bahkan unggul dibandingkan sekolah internasional lain di Indonesia.

Dirgayuza menjelaskan bahwa dengan kurikulum IB, SMA KTB dapat menerima siswa WNA pada berbagai jenjang kelas 10, 11, dan 12. Kehadiran siswa internasional diharapkan memperkuat reputasi SMA KTB sebagai sekolah unggulan dan memberikan pengalaman pendidikan lintas budaya kepada siswa Indonesia.

Jalur Khusus untuk Putra-Putri Diplomat

Diskusi juga mencakup wacana pembukaan jalur khusus bagi siswa WNA, terutama putra-putri diplomat kepolisian atau atase kepolisian yang bertugas di Indonesia. Langkah ini dianggap sebagai langkah awal untuk membangun ekosistem pendidikan yang semakin internasional di SMA KTB.

Persiapan dan Tahapan Internasionalisasi

Rencana penerimaan siswa mancanegara masih dalam tahap persiapan, termasuk penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADART), keputusan yayasan, pemenuhan regulasi dan administrasi, serta mekanisme seleksi dan kesiapan operasional sekolah.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa internasionalisasi SMA KTB akan dilakukan secara bertahap dengan memperkuat fondasi kelembagaan dan kualitas pendidikan. Proses ini bertujuan memperluas wawasan global siswa tanpa menghilangkan jati diri bangsa, nilai Pancasila, dan semangat pengabdian kepada Indonesia.

Profil dan Pengembangan SMA Kemala Taruna Bhayangkara

SMA KTB merupakan sekolah berasrama yang didirikan atas inisiatif Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo sebagai bagian kontribusi Polri dalam pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Saat ini, sebanyak 296 siswa dari Angkatan I dan II menempuh pendidikan di sekolah ini.

Proses pendidikan mengutamakan prestasi akademik sekaligus pengembangan karakter, kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, serta penguasaan sains, teknologi, Artificial Intelligence (AI), coding, literasi digital, bahasa asing, dan wawasan global.

SMA KTB telah resmi memperoleh sertifikat International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) sejak 11 Juni 2026, mengombinasikan kurikulum IB dan Kurikulum Nasional untuk menjaga keseimbangan antara standar pendidikan internasional dan penguatan nilai kebangsaan.

Penguatan Kelembagaan dan Strategi Jangka Panjang

Pengembangan SMA KTB juga didukung oleh penguatan kelembagaan melalui Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB), yang pengurus hariannya dikukuhkan pada 21 Juli 2026.

Wakapolri mendorong penyusunan Blueprint, Handbook, dan Grand Strategy sebagai pedoman pengelolaan jangka panjang yang mencakup tata kelola, kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pembinaan siswa, serta strategi internasionalisasi. Targetnya, pengelolaan operasional SMA KTB dapat berjalan secara bertahap melalui LP-KTB mulai tahun 2027.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup