Momen Baik: Lewat Telepon, Bruno Fernandes Baikan dengan Kapten Tergalak Man United
Plat Merah – Hubungan Bruno Fernandes dan Roy Keane yang sempat memanas kini berakhir damai. Lewat telepon, Bruno Fernandes baikan dengan kapten tergalak Man United setelah sebelumnya saling sindir di media.
Konflik bermula ketika Keane mengkritik Fernandes yang memecahkan rekor assist Liga Inggris musim 2025-2026 dengan 21 assist. Keane menilai Fernandes lebih mementingkan rekor pribadi daripada tim. Fernandes membalas dengan menyebut pernyataan Keane sebagai kebohongan. Namun, keduanya akhirnya berkomunikasi langsung.
Keane mengungkapkan bahwa Fernandes menghubunginya untuk meluruskan kesalahpahaman. “Bruno menghubungi saya karena ingin bicara. Saya meneleponnya dan kami melakukan percakapan yang sangat menyenangkan,” kata Keane. Percakapan tersebut berlangsung hangat dan dewasa, membuat hubungan mereka membaik.
Fernandes sendiri menjalani musim impresif bersama Manchester United. Ia mencatatkan 21 assist dan membantu tim finis ketiga Liga Inggris serta lolos ke Liga Champions. Duetnya dengan Kobbie Mainoo menjadi andalan di bawah pelatih interim Michael Carrick.
Di level tim nasional, Fernandes juga tampil gemilang. Ia mencetak gol keempat sebagai kapten Portugal saat menang 2-1 atas Chile pada laga uji coba, setelah menggantikan Cristiano Ronaldo di babak kedua. Gol tersebut menambah koleksinya sebagai kapten, termasuk hattrick saat melawan Armenia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Keane mengakui bahwa komentar di media kadang tidak sesuai dengan maksud aslinya. Lewat telepon, Bruno Fernandes baikan dengan kapten tergalak Man United menjadi bukti bahwa komunikasi langsung dapat menyelesaikan masalah. Keduanya kini fokus pada masa depan, baik di klub maupun timnas.
Kisah ini menunjukkan bahwa lewat telepon, Bruno Fernandes baikan dengan kapten tergalak Man United, membuka lembaran baru hubungan mereka. Keane mengapresiasi inisiatif Fernandes dan berharap hubungan ini terus berlanjut. Lewat telepon, Bruno Fernandes baikan dengan kapten tergalak Man United, menjadi pelajaran bahwa perbedaan pendapat dapat diselesaikan dengan dewasa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.









