Vinicius Junior Jadi Penyelamat Brasil di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Plat Merah – Brasil harus puas bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Sabtu (13/6/2026) malam waktu setempat. Gol penyeimbang yang dicetak vinícius júnior pada menit ke-32 menjadi bukti bahwa sang bintang Real Madrid tetap menjadi tumpuan utama tim Samba di turnamen paling bergengsi ini.
Sejak awal pertandingan, Maroko tampil lebih agresif. Tim asuhan Mohamed Ouahbi berhasil unggul lebih dulu melalui gol Ismael Saibari pada menit ke-21. Brasil yang tampil di bawah tekanan langsung bereaksi cepat. Hanya 11 menit setelah kebobolan, vinícius júnior berhasil menyamakan kedudukan melalui skema serangan balik cepat.
Bermula dari umpan Bruno Guimarães di sisi kiri, vinícius júnior melakukan akselerasi melewati tiga pemain bertahan Maroko sebelum melepaskan tembakan kaki kanan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Yassine Bounou. Gol tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan kemampuan teknis tinggi yang dimiliki pemain berusia 25 tahun itu.
Asisten pelatih Timnas Brasil, Francesco Mauri, sebelumnya telah memuji keistimewaan vinícius júnior dalam menggunakan pergelangan kakinya saat melepaskan tembakan. “Ia fenomenal. Tidak membutuhkan ancang-ancang panjang untuk menghasilkan tenaga. Ia menggunakan pergelangan kakinya untuk mengarahkan bola dan mencetak gol,” ujar Mauri dalam podcast “Cronache di Spogliatoio”.
Meski berhasil mencetak gol, vinícius júnior mengaku belum tampil maksimal. “Saya bisa mencetak gol, tetapi saya belum 100 persen dalam kemampuan teknis saya. Saya bisa meningkatkan itu dan membantu Brasil dalam serangan,” ujarnya melalui penerjemah usai pertandingan.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti juga memberikan pujian. “Ia bermain baik, berbahaya, dan saya pikir ia memiliki segalanya untuk tampil bagus di Piala Dunia ini,” kata Ancelotti. Ia juga mengkritik beberapa pemain yang kurang agresif, namun tetap optimis dengan performa tim ke depannya.
Hasil imbang ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Brasil di laga pembuka Piala Dunia menjadi 21 pertandingan (17 menang, 4 imbang) sejak 1934. Selanjutnya, Brasil akan menghadapi Haiti pada 19 Juni di Philadelphia, lalu Skotlandia di Miami Gardens. Sementara Maroko akan bertemu Skotlandia dan Haiti.
Bagi Brasil, kontribusi vinícius júnior menjadi kunci untuk mewujudkan mimpi juara Piala Dunia keenam. Publik Brasil berharap pemain yang dijuluki Vini Jr ini bisa tampil konsisten seperti saat membela Real Madrid, terutama di laga-laga krusial mendatang.
Laga melawan Maroko menjadi ujian awal yang berat, namun gol penyelamat dari vinícius júnior memberikan sinyal bahwa Brasil tetap memiliki senjata pamungkas. Dengan dukungan penuh dari suporter kuning yang memenuhi stadion, perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 baru saja dimulai dan semua mata tertuju pada sang bintang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










