Hari Kelam Yahudi di Tisha B’Av: Penikaman di New York hingga Kebakaran Hutan di Kanada

Hari Kelam Yahudi di Tisha B'Av: Penikaman di New York hingga Kebakaran Hutan di Kanada

Plat Merah – Tisha B’Av, hari paling kelam dalam kalender Yahudi, tahun ini menjadi semakin suram setelah serangkaian peristiwa tragis terjadi di berbagai belahan dunia. Di New York, seorang pria Yahudi ditikam saat berjalan pulang dari sinagoge, sementara di Kanada, kebakaran hutan besar melanda British Columbia. Kedua insiden ini menambah panjang daftar penderitaan yang diperingati setiap tahunnya.

Pada hari Rabu, 29 Juli 2026, Moshe Grunhaus, seorang jemaat The Jewish Center di Upper West Side Manhattan, ditikam di dada oleh seorang pria yang berteriak ‘Allahu Akbar’. Grunhaus, yang mengenakan yarmulke, diserang hanya 200 kaki dari sinagoge setelah mengikuti ibadah Tisha B’Av. Beruntung, ia selamat dan dirawat di rumah sakit dengan luka serius. Pelaku segera ditangkap dan didakwa dengan percobaan pembunuhan serta kejahatan kebencian oleh Kejaksaan Manhattan. Insiden ini menjadi pengingat bahwa kebencian masih mengancam komunitas Yahudi di mana pun.

Sementara itu, di British Columbia, Kanada, kebakaran hutan terus meluas akibat angin kencang. Kebakaran Pear Lake, yang terbesar di provinsi tersebut dengan luas sekitar 669 kilometer persegi, telah menghancurkan beberapa properti. Enam perintah evakuasi telah dikeluarkan untuk daerah sekitar, termasuk oleh First Nation Stswecem’c Xget’tem dan Desa Clinton. Lebih dari 150 petugas pemadam kebakaran dikerahkan, namun angin kencang diprediksi akan memperparah situasi. Hingga saat ini, 797 kebakaran telah terjadi sejak April, membakar sekitar 2.210 kilometer persegi lahan.

Di sisi lain, berita positif datang dari dunia olahraga. Persebaya Surabaya berhasil mengalahkan PSMS Medan dengan skor 1-0 dalam laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo. Gol tunggal dicetak oleh Yuran Fernandes melalui sundulan pada menit 45+1. Kemenangan ini memastikan Persebaya lolos ke semifinal sebagai tim pertama dari grup tersebut. Dengan enam poin dari dua pertandingan, posisi mereka tak tergoyahkan meskipun masih ada satu laga tersisa melawan Port FC.

Dalam perkembangan ekonomi, Jerman dan Kanada menandatangani kesepakatan pasokan gas alam cair (LNG) jangka panjang. Perusahaan utilitas Jerman, Uniper, akan membeli dua juta ton LNG per tahun dari proyek Ksi Lisims di British Columbia selama 20 tahun, dengan pengiriman pertama dijadwalkan pada 2032. Kesepakatan ini merupakan yang pertama antara Kanada dan Jerman, dan diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi Eropa di tengah krisis yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Sementara itu, dalam dunia hukum, Direktur FBI Kash Patel mengalami kekalahan dalam gugatan pencemaran nama baik terhadap blogger Jim Stewartson. Gugatan senilai $10 juta itu ditolak oleh hakim federal di Nevada karena kurangnya yurisdiksi. Stewartson, yang sebelumnya disebut Patel sebagai ‘Kremlin asset’, kini bebas menyebut Patel dengan julukan ‘googly-eyed Kremlin bitch’ tanpa takut tuntutan hukum. Keputusan ini menjadi sorotan publik dan menunjukkan batasan hukum dalam kasus pencemaran nama baik di era digital.

Kesimpulannya, rangkaian peristiwa pada 29 Juli 2026 mencerminkan kompleksitas dunia saat ini: dari kebencian yang memicu kekerasan, bencana alam yang mengancam kehidupan, hingga dinamika politik dan ekonomi yang terus berubah. Tisha B’Av tahun ini bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga merenungkan tantangan masa kini yang tak kalah berat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup