Malut United Dikabarkan Pindah Kandang dan Ganti Nama Jadi Jateng United FC
Plat Merah – Malut United kembali menjadi sorotan publik sepak bola nasional. Klub yang identik dengan Maluku Utara itu dikabarkan akan mengubah identitasnya secara drastis. Beredar surat bernomor 25/MMS-MUtd/VI/2026 yang menyebutkan bahwa Malut United akan berganti nama menjadi Jateng United FC dan memindahkan home base ke Stadion Jatidiri, Semarang. Kabar ini sontak menimbulkan spekulasi dan perdebatan di kalangan suporter.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima surat tembusan terkait rencana perubahan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa secara administratif, pengajuan resmi belum dilakukan. “Kalau secara spesifik memang kami belum mendapatkan sesuatu yang resmi. Namun, memang ada satu surat yang ditembuskan kepada kami terkait perubahan tersebut,” ujar Asep di Kantor I.League, Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Perjalanan Malut United di Liga Indonesia memang unik. Klub ini sebelumnya berbasis di Jawa, kemudian pindah ke Maluku Utara, dan kini dikabarkan akan kembali ke Jawa. Kepindahan ini memicu pertanyaan tentang konsistensi identitas klub. Namun, Asep menjelaskan bahwa setiap anggota PSSI memiliki hak untuk mengajukan perubahan identitas, asalkan sesuai prosedur. “Setiap anggota PSSI pada dasarnya memiliki hak untuk mengajukan perubahan identitas klub maupun aspek organisasi lainnya. Namun hak tersebut harus dijalankan sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku,” tambahnya.
Selain isu perubahan identitas, Malut United juga menjadi salah satu klub yang turut memeriahkan bursa transfer pemain. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Malut United berhasil mendatangkan bek tangguh asal Brasil, Gustavo Franca, yang sebelumnya membela Persib Bandung. Franca menjadi pilar penting di lini belakang Persib saat meraih gelar juara pada musim 2024/2025. Kepergiannya dari Persib menambah daftar panjang bek utama yang hengkang setelah tim berjuluk Maung Bandung itu meraih gelar juara.
Fenomena kehilangan bek utama setelah juara bukanlah hal baru bagi Persib. Setelah menjuarai Liga 1 2023/2024, Alberto Rodriguez hengkang ke Mohun Bagan Super Giant. Lalu setelah gelar back-to-back musim 2024/2025, Gustavo Franca memilih bergabung dengan Malut United. Kini, setelah Persib meraih tiga gelar beruntun pada musim 2025/2026, Federico Barba juga dikabarkan akan pergi. Pola ini menjadi semacam dejavu bagi Bobotoh, suporter setia Persib.
Sementara itu, di sisi lain, I.League juga memberikan klarifikasi terkait penggunaan simbol bintang pada logo jersey klub. Asep Saputra menyatakan bahwa belum ada regulasi tertulis yang mengatur hal tersebut. “Kalau bicara regulasi, sebetulnya kita tidak ada regulasinya. Itu lebih kepada bagaimana klub mengapresiasi sendiri,” jelas Asep. Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi yang berkembang di kalangan suporter tentang dasar penggunaan bintang di logo klub seperti Persib, Persija, dan Bali United.
Dengan adanya kabar perubahan identitas ini, masa depan Malut United masih diselimuti tanda tanya. Apakah rencana ini akan terealisasi atau hanya sekadar wacana? Yang jelas, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen klub dan federasi. Suporter pun diharapkan bersabar menunggu pengumuman resmi. Satu hal yang pasti, sepak bola Indonesia terus bergerak dinamis, dan Malut United menjadi salah satu aktor yang menarik untuk diikuti.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










