Giuliano Simeone Terpesona oleh ‘Sihir’ Lionel Messi Usai Argentina Sempurnakan Sapu Bersih Grup J

Giuliano Simeone Terpesona oleh 'Sihir' Lionel Messi Usai Argentina Sempurnakan Sapu Bersih Grup J

Plat Merah – Dallas, Texas – Timnas Argentina sukses menyapu bersih Grup J Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Yordania 3-1 di Dallas Stadium, Sabtu (27/6) malam waktu setempat. Dalam laga yang menjadi panggung bagi pemain pelapis, gelandang muda Atletico Madrid, Giuliano Simeone, menjadi sorotan setelah mengungkapkan kekagumannya terhadap megabintang Lionel Messi.

Giuliano Simeone, yang tampil sebagai starter dan bermain selama 71 menit sebelum digantikan Valentin Barco, mengaku mendapat kehormatan besar bisa bermain bersama Messi. “Tidak banyak yang bisa dikatakan tentang dia. Dia benar-benar yang terbaik di dunia, yang terbaik sepanjang masa, dan dia terus membuktikannya,” ujar Simeone kepada FIFA usai pertandingan. “Sungguh luar biasa. Saya melihatnya setiap hari: bagaimana dia berlatih, bagaimana dia merawat dirinya. Semua yang dia lakukan sangat mengesankan, dan dia memiliki sihir yang istimewa.”

Pelatih Lionel Scaloni melakukan sembilan perubahan dari susunan pemain saat mengalahkan Austria, dengan hanya Emiliano Martinez dan Lautaro Martinez yang dipertahankan. Giuliano Simeone menjadi salah satu pemain yang mendapat kesempatan tampil sejak menit awal. Keputusan itu membuahkan hasil saat Giovani Lo Celso mencetak gol pertama Argentina melalui tendangan bebas langsung pada menit ke-19. Lautaro Martinez kemudian menggandakan keunggulan lewat penalti pada menit ke-31 setelah tembakannya mengenai mistar gawang.

Yordania sempat memperkecil ketertinggalan melalui Mousa Tamari pada menit ke-55, memanfaatkan umpan Ehsan Haddad. Namun, Argentina kembali menunjukkan kelasnya saat Messi masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-60. Tiga hari setelah ulang tahunnya yang ke-39, Messi mencetak gol tendangan bebas spektakuler pada menit ke-80, memperpanjang rekor golnya di tujuh pertandingan Piala Dunia beruntun—melampaui catatan Just Fontaine dan Jairzinho.

Tambahan gol itu membuat Messi kini mengoleksi 19 gol di Piala Dunia, semakin menjauh dari rekor Miroslav Klose (16 gol). Ia juga memuncaki daftar pencetak gol terbanyak turnamen dengan enam gol. Giuliano Simeone, yang baru berusia 22 tahun, tak bisa menyembunyikan rasa takjubnya. “Dia benar-benar istimewa. Saya bersyukur bisa belajar darinya setiap hari,” tambah Simeone.

Argentina pun menutup fase grup dengan sembilan poin sempurna dan akan menghadapi Cape Verde—negara terkecil yang lolos ke babak gugur—di Miami pada Jumat depan. Dengan performa apik Messi dan dukungan pemain muda seperti Giuliano Simeone, Argentina layak diperhitungkan sebagai kandidat kuat juara.

Kesimpulannya, kemenangan ini tak hanya menunjukkan kedalaman skuad Argentina, tetapi juga membuktikan bahwa Messi masih menjadi jantung permainan tim. Giuliano Simeone dan rekan-rekannya siap melanjutkan mimpi mempertahankan gelar juara dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup