Momen Saša Kalajdžić Gagal, Spanyol Lumat Austria 3-0 dan Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Plat Merah – Spanyol memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Austria dengan skor telak 3-0 di SoFi Stadium, Inglewood, Los Angeles, Kamis (2/7/2026) waktu setempat. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan La Roja dalam 34 pertandingan kompetitif dalam 90 menit, serta menjaga gawang mereka tetap perawan di turnamen ini.
Sepanjang pertandingan, Spanyol mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang. Meski sempat frustrasi di babak pertama karena gol Marc Cucurella dianulir, akhirnya Mikel Oyarzabal memecah kebuntuan pada menit ke-36 memanfaatkan umpan dari Cucurella. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Austria mencoba bangkit dengan memasukkan Saša Kalajdžić pada menit ke-60. Striker jangkung ini menjadi andalan Austria setelah golnya yang dramatis di menit akhir melawan Aljazair membawa mereka lolos ke fase gugur. Namun, kali ini Saša Kalajdžić gagal mengulangi aksinya. Tandukannya dari jarak dekat masih melambung di atas mistar gawang Spanyol. Pelatih Austria, Ralf Rangnick, mengakui bahwa Saša Kalajdžić menjadi senjata rahasia mereka, namun kali ini belum beruntung.
Spanyol tidak menyia-nyiakan kesempatan. Hanya berselang beberapa menit setelah peluang Saša Kalajdžić, Pedro Porro menggandakan keunggulan dengan sundulan memanfaatkan umpan silang Álex Baena. Oyarzabal kemudian menutup pesta dengan gol keduanya di menit-menit akhir, kembali berkat assist Cucurella. Skor 3-0 bertahan hingga akhir.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memuji performa timnya yang konsisten. “Kami masih memiliki ruang untuk perbaikan, tetapi semangat tim sangat luar biasa,” ujarnya. Spanyol belum sekalipun kebobolan dalam empat pertandingan di Piala Dunia ini.
Dengan hasil ini, Spanyol melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang antara Portugal atau Kroasia di Arlington, Texas. Sementara itu, Austria harus pulang lebih awal, meskipun penampilan Saša Kalajdžić sebagai pemain pengganti sempat memberikan ancaman. Kehadirannya di lapangan selalu menjadi momok bagi lawan, dan di masa depan, Saša Kalajdžić diprediksi akan terus menjadi andalan lini depan Austria.
Kesimpulannya, Spanyol menunjukkan kualitas juara dengan permainan kolektif yang solid, sementara Austria perlu mengevaluasi penyelesaian akhir mereka. Saša Kalajdžić, meski gagal kali ini, tetap menjadi aset berharga bagi Austria di turnamen-turnamen mendatang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.





