Gemilang di Panggung Dunia: Rubén Vargas Bawa Swiss ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Gemilang di Panggung Dunia: Rubén Vargas Bawa Swiss ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Plat Merah – Pemain sayap Sevilla FC, Rubén Vargas, kembali menjadi sorotan utama dalam kiprah Timnas Swiss di Piala Dunia 2026. Pada babak 32 besar yang berlangsung di BC Place, Vancouver, Kanada, Kamis (2/7) malam, Vargas tampil gemilang saat Swiss mengalahkan Aljazair dengan skor 2-0. Kemenangan ini memastikan langkah Swiss ke babak 16 besar untuk keempat kalinya secara beruntun, sekaligus mencatat sejarah sebagai pertama kalinya mereka melewati babak gugur sejak 1954.

Rubén Vargas, yang menjadi starter di laga ini, bermain selama 70 menit sebelum digantikan oleh Fabian Rieder. Ia menjadi salah satu motor serangan Swiss bersama Johan Manzambi. Gol pertama Swiss dicetak oleh Breel Embolo pada menit ke-10, memanfaatkan umpan terobosan. Pada awal babak kedua, Dan Ndoye menggandakan keunggulan lewat tembakan dari luar kotak penalti setelah memanfaatkan bola muntah. Skor 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan.

Penampilan Rubén Vargas sepanjang turnamen ini memang impresif. Sebelumnya, ia mencetak dua gol dan satu assist di fase grup, termasuk gol penentu kemenangan 2-1 atas Kanada yang memastikan Swiss lolos sebagai juara Grup B. Vargas juga turut berkontribusi dalam kemenangan 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina dengan satu gol dan satu assist. Performa mentereng ini tak lepas dari pantauan Sevilla FC, yang berharap bisa menjualnya dengan harga sekitar 15 juta euro di bursa transfer musim panas ini.

Bagi Swiss, kelolosan ke babak 16 besar menjadi pencapaian bersejarah. Sejak era modern Piala Dunia, Swiss selalu terhenti di babak 16 besar, namun kini mereka berhasil melewati ronde pertama gugur. Pelatih Murat Yakin mengandalkan skema 4-2-3-1 dengan Rubén Vargas sebagai salah satu ujung tombak serangan. Di lini belakang, duet Manuel Akanji dan Nico Elvedi tampil solid, sementara kiper Gregor Kobel menjadi tembok kokoh.

Di sisi lain, Aljazair yang kembali ke Piala Dunia setelah absen sejak 2014, harus mengakui keunggulan Swiss. Mereka tampil cukup baik di fase grup, termasuk hasil imbang dramatis 3-3 melawan Austria, namun tak mampu menembus pertahanan Swiss. Pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, mengakui bahwa Swiss bermain lebih efektif.

Kini, Swiss menunggu lawan di babak 16 besar, yang akan ditentukan dari pertandingan antara Kolombia dan Ghana. Pertandingan tersebut akan digelar pada Jumat (3/7) malam di Kansas City. Jika lolos, Swiss akan berhadapan dengan pemenang laga tersebut pada Selasa (7/7) di Vancouver. Rubén Vargas dan rekan-rekannya bertekad untuk terus melaju dan menembus delapan besar.

Bagi Rubén Vargas, Piala Dunia 2026 menjadi ajang pembuktian. Setelah musim yang diwarnai cedera dan performa inkonsisten bersama Sevilla, ia mampu tampil cemerlang di panggung dunia. Dengan dua gol dan satu assist dalam empat pertandingan, Vargas membuktikan dirinya sebagai pemain kunci Swiss. Tak heran jika banyak klub Eropa mulai meliriknya. Namun, fokusnya saat ini adalah membawa Swiss sejauh mungkin di turnamen ini.

Dengan semangat juang tinggi dan kualitas individu yang mumpuni, Swiss diprediksi akan menjadi lawan berat bagi siapapun di babak 16 besar. Rubén Vargas, dengan kecepatan dan kemampuannya melewati lawan, akan menjadi senjata utama Swiss. Para penggemar sepak bola Indonesia pun patut menantikan aksinya di laga selanjutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup