Perburuan Top Scorer World Cup 2026: Messi, Mbappe, Haaland, dan Kane Bersaing Sengit
Plat Merah – Piala Dunia 2026 memasuki babak gugur dengan persaingan ketat tidak hanya antar tim, tetapi juga dalam perburuan gelar top scorer world cup 2026. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tiga pemain—Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland—masing-masing telah mengoleksi tujuh gol, dan mereka masih aktif di turnamen. Harry Kane menyusul dengan enam gol dan satu assist, menjadikan persaingan ini semakin menarik.
Messi, yang kini berusia 39 tahun, tetap menjadi motor serangan Argentina. Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menciptakan peluang bagi rekan setimnya. Mbappe, sebagai ujung tombak Prancis yang produktif, memanfaatkan dukungan lini tengah yang solid. Sementara Haaland membawa Norwegia melangkah lebih jauh dari yang diperkirakan, berkat ketajamannya di depan gawang. Kane, kapten Inggris, masih memiliki peluang untuk menyalip jika tampil gemilang di babak knockout.
Di sisi lain, Amerika Serikat juga memiliki kandidat top scorer world cup 2026 potensial, yaitu Folarin Balogun. Striker yang sempat diragukan tampil setelah kartu merahnya dibatalkan, kini siap bermain melawan Belgia di babak 16 besar. Balogun, yang saat ini menjadi top scorer world cup 2026 bagi timnya, dihargai +165 untuk mencetak gol kapan saja. Pertandingan melawan Belgia menjadi krusial bagi AS yang ingin lolos ke perempat final untuk pertama kalinya sejak 2002.
Belgia sendiri memiliki rekor bagus di Piala Dunia, mencapai perempat final dalam dua dari tiga edisi terakhir. Pertemuan mereka dengan AS di Seattle diprediksi berlangsung ketat. Menurut analis SportsLine Jon Eimer, yang memiliki rekor 25-16-2 pada prediksi Piala Dunia tahun ini, AS difavoritkan untuk lolos dengan odds -124, sementara Belgia +102. Eimer juga mencatat bahwa Balogun bisa menjadi pembeda dalam laga ini.
Namun, perebutan gelar top scorer world cup 2026 tidak hanya berpusat pada Balogun. Messi, Mbappe, Haaland, dan Kane adalah nama-nama yang mendominasi pemberitaan. Keempatnya mewakili gaya bermain yang berbeda: Mbappe mengandalkan kecepatan dan penyelesaian klinis, Haaland kekuatan fisik dan naluri gol, Messi kreativitas dan visi, sementara Kane kombinasi antara postur dan kemampuan mencetak gol dari berbagai situasi.
Dalam sejarah Piala Dunia, belum pernah ada persaingan individu seketat ini. Rekor sebelumnya dipegang Just Fontaine dengan 13 gol pada 1958, namun kali ini tiga pemain mencapai tujuh gol di fase grup, sesuatu yang belum pernah terjadi. Jika salah satu dari mereka mampu menambah dua atau tiga gol di babak knockout, rekor baru bisa tercipta.
Laga AS vs Belgia juga akan menjadi panggung bagi Balogun untuk membuktikan diri. Jika ia mampu mencetak gol, namanya bisa masuk dalam daftar pesaing top scorer world cup 2026. Namun, tetaplah Messi, Mbappe, Haaland, dan Kane yang menjadi favorit utama. Siapa pun yang keluar sebagai pemenang, turnamen ini telah memberikan tontonan luar biasa bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











