Ayase Ueda Jadi Andalan Jepang di Lini Depan, Samurai Biru Incar Kemenangan Perdana Lawan Tunisia

Ayase Ueda Jadi Andalan Jepang di Lini Depan, Samurai Biru Incar Kemenangan Perdana Lawan Tunisia

Plat Merah – Timnas Jepang berhasil menahan imbang Belanda 2-2 dalam laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026) dini hari WIB. Dalam pertandingan tersebut, peran Ayase Ueda sebagai ujung tombak menjadi sorotan. Meski tidak mencetak gol, kehadiran Ayase Ueda di lini depan memberikan tekanan konstan terhadap pertahanan Belanda.

Pelatih Hajime Moriyasu tetap optimistis meski hanya meraih satu poin. Ia langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya melawan Tunisia. “Kami harus menang lawan Tunisia. Ayase Ueda dan pemain lain sudah menunjukkan performa bagus, dan saya yakin kami bisa meraih kemenangan perdana,” ujar Moriyasu dalam konferensi pers usai pertandingan.

Jepang menunjukkan ketangguhan dengan dua kali menyamakan kedudukan. Gol pertama dicetak oleh Keito Nakamura pada menit ke-57, menyusul gol Virgil van Dijk. Kemudian, Daichi Kamada menyelamatkan Jepang dari kekalahan dengan gol pada menit ke-89, setelah Crysencio Summerville membawa Belanda unggul. Ayase Ueda, yang bermain sebagai starter, digantikan pada menit ke-72 oleh Koki Ogawa. Meski tidak mencetak gol, pergerakan Ayase Ueda tanpa bola membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Analis sepak bola menilai bahwa Jepang tampil impresif melawan tim kuat seperti Belanda. Statistik menunjukkan Jepang hanya menguasai bola 40%, namun efektivitas serangan mereka patut diacungi jempol. Ayase Ueda menjadi salah satu pemain yang paling banyak dilanggar lawan, menunjukkan betapa berbahayanya ia di kotak penalti.

Dengan hasil imbang ini, Jepang berada di posisi kedua Grup F di bawah Belanda yang unggul selisih gol. Laga selanjutnya melawan Tunisia pada 20 Juni 2026 akan menjadi penentu. Moriyasu kemungkinan akan kembali mengandalkan Ayase Ueda sebagai striker utama. “Kami akan mempersiapkan diri dengan baik. Ayase Ueda dalam kondisi fit dan siap memberikan yang terbaik,” tambah Moriyasu.

Jepang juga patut waspada terhadap kekuatan Tunisia yang pada laga pertama bermain imbang 1-1 melawan Maroko. Namun, dengan performa gemilang melawan Belanda, optimisme tinggi menyelimuti skuad Samurai Biru. Ayase Ueda diharapkan dapat memecah kebuntuan golnya di Piala Dunia 2026 pada laga kontra Tunisia nanti.

Kesimpulannya, Jepang menunjukkan progres positif di bawah asuhan Hajime Moriyasu. Dengan striker haus gol seperti Ayase Ueda, peluang Jepang untuk lolos ke babak gugur sangat terbuka lebar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup