Guillermo Ochoa Tutup Karier dengan Air Mata Usai Meksiko Tersingkir di Piala Dunia 2026

Guillermo Ochoa Tutup Karier dengan Air Mata Usai Meksiko Tersingkir di Piala Dunia 2026

Plat Merah – Piala Dunia 2026 menjadi panggung perpisahan bagi sejumlah legenda sepak bola dunia, salah satunya kiper veteran Meksiko, Guillermo Ochoa. Usai kekalahan 2-3 dari Inggris di babak 16 besar, Ochoa yang berusia 40 tahun itu mengakhiri perjalanan panjangnya bersama El Tri. Momen emosional terjadi ketika ia terlihat duduk sendirian di bangku cadangan sambil menahan air mata, lalu mencium tiang gawang dan memberi hormat kepada para penggemar sebelum meninggalkan lapangan.

Guillermo Ochoa telah mengonfirmasi bahwa turnamen ini adalah yang terakhir dalam karier profesionalnya. Dengan 154 penampilan untuk tim nasional, ia menjadi salah satu pemain yang tampil di enam edisi Piala Dunia (2006, 2010, 2014, 2018, 2022, 2026). Prestasinya bersama Meksiko meliputi enam gelar Piala Emas CONCACAF, satu trofi Liga Bangsa-Bangsa CONCACAF, dan satu Piala Champions CONCACAF. Julukan “kiper spesialis Piala Dunia” melekat berkat penyelamatan-penyelamatan spektakulernya di turnamen akbar.

Kepergian Guillermo Ochoa menjadi bagian dari gelombang perpisahan para bintang di Piala Dunia 2026. Cristiano Ronaldo (Portugal), Neymar (Brasil), Riyad Mahrez (Aljazair), dan Manuel Neuer (Jerman) juga mengakhiri perjalanan mereka di turnamen ini. Ronaldo, yang tampil di enam edisi, mencetak gol di setiap turnamen dan menjadi pemain pertama yang melakukannya. Neymar, yang pensiun dari tim nasional setelah kekalahan dari Norwegia, meninggalkan warisan sebagai pencetak gol terbanyak Brasil sepanjang masa dengan 80 gol.

Bagi Meksiko, kehilangan Guillermo Ochoa bukan hanya soal statistik. Ia adalah simbol ketangguhan dan dedikasi. Dalam pertandingan melawan Inggris, ia hanya menjadi cadangan, namun tetap aktif memberi semangat dan memprotes keputusan wasit. Pelatih Javier Aguirre sempat memberinya kesempatan tampil di laga grup melawan Republik Ceko, sehingga ia bisa pamit di stadion yang sama tempat kariernya dimulai.

Piala Dunia 2026 masih berlangsung dengan babak perempat final, tetapi bagi Guillermo Ochoa, lembaran baru telah terbuka. Ia menyatakan bangga dengan perjalanannya dan tidak menyesali keputusannya untuk pensiun. Penggemar di seluruh dunia akan mengenang sosok kiper yang selalu tampil gemilang di panggung terbesar sepak bola.

Perpisahan Guillermo Ochoa menandai akhir dari sebuah era. Namun, warisannya akan terus hidup dalam ingatan para pecinta sepak bola Meksiko dan dunia. Selamat jalan, Memo Ochoa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup