Rodri Minta Maaf ke Bernardo Silva Usai Selebrasi Kontroversial di Piala Dunia

Rodri Minta Maaf ke Bernardo Silva Usai Selebrasi Kontroversial di Piala Dunia

Plat Merah – Gelandang Timnas Spanyol, Rodri, menjadi pusat perhatian setelah aksinya merayakan kegagalan mantan rekan setimnya di Manchester City, Bernardo Silva, dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026. Insiden ini terjadi di AT&T Stadium, Dallas, saat Spanyol mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0 berkat gol dramatis Mikel Merino pada menit ke-91. Rodri, yang tampil dominan di lini tengah dengan 106 sentuhan bola, langsung meminta maaf kepada Bernardo Silva usai pertandingan.

Pertandingan berjalan ketat dengan Portugal bermain lebih defensif. Peluang emas terakhir Portugal datang pada menit ke-90+6 melalui sundulan Bernardo Silva yang masih melambung di atas gawang. Rodri, yang berada di dekatnya, terlihat merayakan kegagalan tersebut di hadapan wajah Bernardo, memicu kemarahan pemain Real Madrid itu. Kiper Spanyol Unai Simon dan bek Aymeric Laporte segera melerai keduanya.

Usai laga, Rodri mengakui kesalahannya. “Saya melakukan kesalahan karena merayakan ketika dia melewatkan peluang. Saya langsung minta maaf kepadanya. Tapi masalah sudah selesai karena kepercayaan yang kami miliki,” ujar Rodri seperti dikutip dari berbagai sumber. Bernardo Silva sendiri sempat frustrasi hingga memukul tanah, namun rekonsiliasi terjadi setelah peluit akhir.

Kemenangan ini membawa Spanyol ke perempat final melawan Belgia di Los Angeles pada 10 Juli. Sementara itu, Portugal harus pulang lebih awal dan pelatih Roberto Martinez mengundurkan diri. Rodri menegaskan bahwa fokusnya kini tertuju pada laga selanjutnya. “Kami harus meningkatkan ketajaman dan mempertahankan dominasi lini tengah,” tambahnya.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa persaingan di level internasional bisa memicu emosi, namun profesionalisme tetap dijunjung tinggi. Rodri, sebagai pemenang Ballon d’Or, menunjukkan kedewasaannya dengan segera meminta maaf. Ke depannya, Spanyol diharapkan bisa tampil lebih konsisten untuk melaju ke semifinal.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup