Performa Naik Turun Ayyoub Bouaddi di Piala Dunia 2026: Antara Incaran Klub Elite dan Keraguan Real Madrid

Performa Naik Turun Ayyoub Bouaddi di Piala Dunia 2026: Antara Incaran Klub Elite dan Keraguan Real Madrid

Plat Merah – Gelandang muda Maroko, Ayyoub Bouaddi, menjadi sorotan setelah penampilan impresifnya di laga pembuka Piala Dunia 2026. Namun, performanya yang inkonsisten di pertandingan berikutnya membuat sejumlah klub elite, termasuk Real Madrid, mulai mempertimbangkan ulang minat mereka terhadap pemain berusia 18 tahun tersebut.

Ayyoub Bouaddi pertama kali mencuri perhatian saat Maroko mengalahkan Brasil di babak penyisihan grup. Permainannya yang tenang dan visi bermain yang matang membuatnya dikaitkan dengan klub-klub besar seperti Real Madrid, Paris Saint-Germain, Manchester City, dan Manchester United. Bahkan, Liverpool dilaporkan tertarik untuk merekrutnya sebagai pengganti Curtis Jones, dengan syarat meminjamkannya kembali ke Lille selama satu musim.

Namun, performa Ayyoub Bouaddi menurun drastis saat Maroko menghadapi Prancis. Ia kesulitan menghadapi gelandang lawan seperti Michael Olise dan Adrien Rabiot yang lebih dominan. Kritik pun bermunculan, dan Real Madrid dikabarkan mulai menjauh dari pembicaraan. Menurut sumber di Spanyol, Los Blancos tidak lagi memasukkan namanya dalam daftar prioritas, setelah sebelumnya memantaunya bersama Mateus Fernandes dan Enzo Fernandez.

Meski demikian, minat dari klub Premier League masih tinggi. Liverpool dan Arsenal disebut siap mengakomodasi keinginan Lille yang ingin mempertahankan Bouaddi hingga 2027 dengan skema pinjaman balik. Manchester City juga dikabarkan telah mengadakan pembicaraan awal, sementara PSG masih menunggu prioritas utama mereka selesai.

Dalam wawancara dengan media lokal, pelatih Lille menyatakan bahwa perkembangan Ayyoub Bouaddi masih berjalan positif dan ia butuh waktu untuk beradaptasi dengan level tertinggi. “Dia masih muda dan memiliki potensi besar. Yang terpenting adalah memberinya kesempatan bermain secara konsisten,” ujarnya.

Kesimpulannya, meskipun Ayyoub Bouaddi menghadapi pasang surut performa di Piala Dunia 2026, bakatnya tetap diakui. Keputusan untuk pindah ke klub besar harus dipertimbangkan matang-matang agar kariernya tidak terhambat. Liverpool, Arsenal, dan Manchester City masih menjadi kandidat terkuat, namun keputusan akhir ada di tangan pemain dan klubnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup