Spanyol ke Semifinal Piala Dunia 2026: Pau Cubarsí Jadi Pahlawan di Balik Gol Penentu Mikel Merino
Plat Merah – Pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Belgia di SoFi Stadium, Los Angeles, Jumat (10/7/2026) malam waktu setempat, berlangsung dramatis. Spanyol akhirnya menang 2-1 berkat gol penentu dari pemain pengganti Mikel Merino pada menit ke-88. Namun, di balik gol tersebut, ada peran penting bek muda Spanyol, Pau Cubarsí, yang tembakan jarak jauhnya memantul dan disambar Merino.
Pau Cubarsí, yang baru berusia 19 tahun, tampil gemilang sepanjang laga. Ia menjadi tembok kokoh di lini belakang Spanyol yang sebelumnya belum kebobolan sepanjang turnamen. Rekor clean sheet Spanyol akhirnya terhenti pada menit ke-41 ketika Charles De Ketelaere menyundul umpan Timothy Castagne. Namun, Pau Cubarsí tetap menjadi sorotan karena ketenangannya dalam menghadapi tekanan pemain Belgia seperti Kevin De Bruyne dan Jeremy Doku.
Pada babak pertama, Spanyol unggul lebih dulu melalui gol Fabián Ruiz pada menit ke-29. Umpan silang dari Dani Olmo diselesaikan Ruiz dengan tendangan kaki kiri yang tak mampu dihalau Thibaut Courtois. Belgia merespons cepat melalui gol De Ketelaere yang memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Spanyol terus mendominasi penguasaan bola. Pau Cubarsí beberapa kali naik membantu serangan, termasuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-70 yang masih bisa diamankan Courtois. Namun, cedera yang dialami Courtois pada menit ke-71 memaksa Belgia menariknya keluar dan memasukkan Senne Lammens. Perubahan kiper ini menjadi titik balik pertandingan.
Pada menit ke-88, Pau Cubarsí kembali mencoba peruntungan dari jarak jauh. Tembakannya meleset tipis ke kanan gawang, tetapi bola memantul ke arah Mikel Merino yang baru masuk dua menit sebelumnya. Merino dengan cepat menyambar bola dan mencetak gol kemenangan. Stadion bergemuruh, Spanyol unggul 2-1.
Belgia berusaha keras menyamakan kedudukan pada masa injury time 7 menit. Namun, pertahanan Spanyol yang dikomandoi Pau Cubarsí dan Aymeric Laporte mampu meredam setiap serangan. Tendangan voli Laporte bahkan membuang bola dari garis gawang pada menit ke-90+5. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Spanyol.
Pau Cubarsí tampil sebagai pemain kunci dengan catatan tekel sukses 100%, tiga intersep, dan dua blok. Ia juga mencatatkan akurasi umpan mencapai 92%. Performanya membuat lini belakang Spanyol tetap solid meski akhirnya kebobolan untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026.
Dengan kemenangan ini, Spanyol melaju ke semifinal dan akan menghadapi Prancis di Dallas pada Selasa (14/7/2026). Pau Cubarsí dipastikan akan kembali menjadi andalan di lini pertahanan. Sementara itu, Belgia harus pulang lebih awal meski sudah memberikan perlawanan sengit.
Kesimpulannya, Pau Cubarsí membuktikan dirinya sebagai salah satu bek muda terbaik di dunia. Kontribusinya tidak hanya dalam bertahan, tetapi juga dalam membangun serangan. Gol penentu kemenangan Spanyol tidak akan tercipta tanpa keberaniannya melepaskan tembakan dari jarak jauh. Spanyol kini tinggal selangkah lagi menuju final, dan Pau Cubarsí akan menjadi sosok yang ditunggu aksinya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












