Drama Kobel: Argentina Taklukkan Swiss 3-1 Lewat Gol Spektakuler Alvarez

Drama Kobel: Argentina Taklukkan Swiss 3-1 Lewat Gol Spektakuler Alvarez

Plat Merah – KANSAS CITY — Kiper Gregor Kobel menjadi saksi sekaligus korban dari gol spektakuler Julian Alvarez yang membawa Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Swiss 3-1 di Arrowhead Stadium, Sabtu malam. Kobel, yang tampil gemilang sepanjang laga, akhirnya tak mampu membendung tendangan melengkung Alvarez dari luar kotak penalti pada menit ke-112.

Pertandingan yang berlangsung ketat ini menjadi ajang pembuktian bagi Kobel yang beberapa kali melakukan penyelamatan krusial. Namun, gol Alvarez yang tak terhindarkan membuat Kobel dan Swiss harus mengakui keunggulan juara bertahan.

Argentina unggul lebih dulu melalui Alexis Mac Allister yang menyundul umpan pojok Lionel Messi pada menit ke-10. Swiss menyamakan kedudukan lewat Dan Ndoye pada menit ke-67 setelah menerima umpan terobosan. Situasi semakin sulit bagi Swiss ketika Breel Embolo mendapat kartu kuning kedua karena diving pada menit ke-72.

Meski bermain dengan 10 pemain, Swiss tetap memberikan perlawanan sengit. Kobel kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan beberapa peluang Argentina. Namun, ketangguhan Kobel akhirnya runtuh saat Alvarez melepaskan tembakan jarak jauh yang melengkung indah ke sudut atas gawang. Kobel sudah melesat namun bola tetap masuk.

Lautaro Martinez memastikan kemenangan Argentina pada menit ke-121 dengan menuntaskan rebound tendangan Thiago Almada. Gol ini sekaligus mengubur harapan Swiss yang sebelumnya bermimpi mencapai semifinal untuk pertama kalinya sejak 1954.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengakui timnya sedikit beruntung, terutama setelah kartu merah Embolo. Namun, ia memuji perjuangan anak asuhnya yang terus menekan hingga menit akhir. “Kami menderita malam ini. Swiss adalah tim fisik yang tangguh. Tapi saya bangga dengan semangat juang para pemain,” ujar Scaloni.

Di sisi lain, Kobel menerima kekalahan dengan lapang dada. “Kami sudah memberikan segalanya. Kadang sepakbola tidak berpihak pada kami. Saya bangga dengan perjuangan tim,” kata kiper Borussia Dortmund itu.

Kemenangan ini membawa Argentina berhadapan dengan Inggris di semifinal yang akan digelar di Atlanta pada Rabu depan. Laga tersebut diprediksi berlangsung sengit mengingat sejarah panjang kedua tim di Piala Dunia.

Bagi Argentina, ini adalah langkah penting untuk mempertahankan gelar juara dunia. Sedangkan bagi Swiss, meski harus pulang lebih awal, penampilan mereka patut diacungi jempol. Dan bagi Kobel, meski kebobolan tiga gol, aksi-aksi heroiknya sepanjang turnamen tetap layak diapresiasi.

Pertandingan ini membuktikan bahwa sepakbola penuh kejutan. Kobel yang tampil gemilang harus mengakui kehebatan Alvarez. Namun, perjuangan Kobel bersama Swiss akan dikenang sebagai salah satu kisah heroik di Piala Dunia 2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup