Marc Marquez Cetak Sejarah di Sachsenring, Kiandra Ramadhipa Harumkan Nama Indonesia
Plat Merah – Sirkuit Sachsenring, Jerman, menjadi saksi sejarah baru di dunia balap motor pada akhir pekan lalu. Dua nama besar, Marc Marquez dan Kiandra Ramadhipa, berhasil menorehkan prestasi gemilang di ajang MotoGP dan Red Bull Rookies Cup 2026. Marquez, pembalap Ducati Lenovo, memecahkan rekor kemenangan terbanyak di satu sirkuit dengan meraih kemenangan ke-10 di Sachsenring, sementara Ramadhipa, pembalap muda asal Sleman, sukses mengibarkan Merah Putih di kelas junior.
Dominasi Marc Marquez di Sachsenring
Marc Marquez kembali menunjukkan kelasnya sebagai ‘Sachsenking’ dengan tampil dominan sejak awal balapan MotoGP Jerman 2026, Minggu (12/7). Dalam kondisi cuaca panas di Sachsenring, Marquez memilih strategi ban depan hard dan belakang medium yang terbukti tepat. Ia langsung memimpin balapan setelah lampu start padam dan tidak pernah terkejar hingga garis finis. Kemenangan ini merupakan yang kesepuluh baginya di sirkuit tersebut, memecahkan rekor kemenangan terbanyak di satu sirkuit dalam sejarah MotoGP.
Di belakang Marquez, persaingan sengit terjadi antara Ai Ogura dan Raul Fernandez. Ogura berhasil merebut posisi kedua setelah duel ketat, sementara Fernandez melengkapi podium di posisi ketiga. Sayangnya, sejumlah pembalap harus mengalami insiden, termasuk Alex Marquez yang terjatuh di lap ke-10, Fabio Di Giannantonio yang mengalami lowside crash, dan Joan Mir yang juga gagal finis.
Sementara itu, Brad Binder dari KTM harus puas finis di posisi ke-10. Binder mengaku terkejut dengan tingkat keausan ban belakang yang parah, yang membuatnya tidak bisa meningkatkan kecepatan di akhir balapan. “Saya tidak pernah mengalami keausan ban seperti ini sebelumnya. Saya pikir ada masalah teknis, tapi ternyata ban belakang habis,” ujar Binder.
Kiandra Ramadhipa Juara Race 2 Red Bull Rookies Cup
Di kelas Red Bull Rookies Cup 2026, pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa tampil gemilang dengan memenangkan Race 2 di Sachsenring. Memulai balapan dari posisi ketiga, Ramadhipa langsung memimpin setelah start dan bertahan di barisan depan meski beberapa kali disalip oleh David Gonzalez dan Fynn Kratochwill. Balapan dihentikan lebih awal karena bendera merah akibat insiden yang melibatkan Fernando Bujosa dan Benat Fernandez. Hasil akhir ditentukan berdasarkan posisi pada lap ke-14, di mana Ramadhipa berada di depan, sehingga ia dinyatakan sebagai pemenang.
“Sejak awal saya berusaha langsung memimpin. Saya berkata pada diri sendiri, kalau ada yang menyalip, saya harus menyalipnya kembali. Saya tidak menyangka akan ada red flag, tapi bisa tetap di posisi depan ternyata menguntungkan,” kata Ramadhipa usai balapan. Kemenangan ini membawanya naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Red Bull Rookies Cup 2026 dengan 101 poin, tertinggal 47 poin dari pemuncak klasemen Benat Fernandez.
Ini adalah kemenangan kedua Ramadhipa musim ini setelah sebelumnya juara di Race 2 seri Jerez. Prestasi ini menegaskan potensi besar pembalap asal Sleman tersebut untuk bersaing di level yang lebih tinggi, termasuk kemungkinan naik ke kelas Moto3 pada 2027.
Kesimpulan
Akhir pekan di Sachsenring menjadi momentum bersejarah bagi dunia balap motor. Marc Marquez memperkuat legendanya dengan rekor kemenangan ke-10 di sirkuit yang ia kuasai, sementara Kiandra Ramadhipa menunjukkan bahwa Indonesia memiliki talenta muda berbakat yang siap bersaing di kancah internasional. Dengan performa impresif di Sachsenring, masa depan balap motor Indonesia semakin cerah.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











