Zinédine Zidane Resmi Jadi Pewaris Tahta Deschamps di Timnas Prancis

Zinédine Zidane Resmi Jadi Pewaris Tahta Deschamps di Timnas Prancis

Plat Merah – Legenda sepak bola Prancis, Zinédine Zidane, dipastikan akan menggantikan Didier Deschamps sebagai pelatih kepala tim nasional Prancis setelah Piala Dunia 2026. Kepastian ini muncul dari berbagai sumber terpercaya di Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), meskipun pengumuman resmi belum dilakukan hingga turnamen berakhir. Zinédine Zidane, yang selama ini dikenal sebagai ikon sepak bola dunia, telah lama mengincar posisi ini dan kini tinggal menunggu waktu untuk resmi menjabat.

Menurut laporan dari Le Bien Public, tidak ada keraguan bahwa Zinédine Zidane akan menjadi penerus alami Deschamps. Dengan aura dan prestise yang dimilikinya, mantan nomor 10 Les Bleus ini diyakini akan mudah beradaptasi dengan peran barunya, meskipun bayang-bayang Deschamps yang sukses akan tetap terasa. ‘Di mana pun dia pergi, Didier Deschamps selalu dirindukan,’ ujar seorang pengamat timnas Prancis. Hal ini terutama terasa di Marseille, di mana klub tersebut belum meraih gelar sejak 2012 setelah sukses besar di bawah asuhan Deschamps.

Proses transisi ini telah direncanakan dengan matang. Presiden FFF, Philippe Diallo, dalam wawancara dengan L’Equipe, menegaskan bahwa tidak perlu terburu-buru. ‘Kami tidak ingin mengganggu konsentrasi tim selama Piala Dunia,’ katanya. Namun, Diallo secara tidak sengaja membocorkan rencana ini pada Maret lalu saat ditanya tentang calon pengganti Deschamps. ‘Ya, saya tahu namanya,’ jawabnya, mengakui bahwa hanya ada ‘kurang dari lima’ kandidat, semuanya berasal dari Prancis.

Meskipun Zinédine Zidane dikenal sangat tertutup dan tidak banyak berkomentar tentang masa depannya, ia telah beberapa kali terlihat di tribun penonton selama Piala Dunia 2026, terutama untuk mendukung putranya, Luca, yang menjadi kiper timnas Aljazair. Kehadirannya semakin memperkuat spekulasi bahwa ia sudah siap mengambil alih kendali timnas Prancis setelah Deschamps mengundurkan diri.

Laga perpisahan Deschamps akan berlangsung pada pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Inggris. Ini akan menjadi momen emosional bagi pelatih berusia 57 tahun yang telah memimpin Prancis sejak 2012, membawa mereka meraih gelar juara dunia 2018 dan runner-up 2022. Deschamps meninggalkan warisan yang luar biasa, dengan timnya mencapai semifinal dalam lima dari tujuh turnamen besar yang diikutinya.

Di sisi lain, Zinédine Zidane telah lama dipandang sebagai calon ideal untuk meneruskan estafet kepelatihan. Pengalamannya bersama Real Madrid, di mana ia memenangkan tiga Liga Champions berturut-turut, menjadi modal berharga. Meskipun gaya bermainnya sebagai pemain sangat berbeda dengan Deschamps—Zidane dikenal karena kreativitas dan tekniknya, sementara Deschamps lebih pada kerja keras dan kolektivitas—keduanya memiliki respek yang mendalam satu sama lain.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, termasuk negosiasi intensif antara tim Zidane dan FFF, tampaknya hanya masalah waktu sebelum Zinédine Zidane secara resmi diperkenalkan sebagai pelatih baru timnas Prancis. Dunia sepak bola pun menanti dengan antusias bagaimana legenda hidup ini akan membawa Les Bleus ke era baru.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup