Xavi Ingin Latih Timnas Usai Rodri Pecahkan Rekornya di Piala Dunia 2026
Plat Merah – Legenda Barcelona dan timnas Spanyol, Xavi Hernandez, baru-baru ini mengungkapkan keinginannya untuk melatih tim nasional setelah sukses besar yang diraih Rodri di Piala Dunia 2026. Rodri, yang kini menjadi penerus estafet permainan ala Xavi, berhasil membawa Spanyol juara dunia kedua sekaligus memecahkan rekor operan terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia. Xavi, yang dikenal sebagai maestro lini tengah, kini siap mengambil langkah baru di dunia kepelatihan dengan target tampil di ajang-ajang besar seperti Piala Dunia, Euro, Piala Asia, dan Piala Afrika.
Rodri Raih Golden Ball dan Pecahkan Rekor Xavi
Gelandang Manchester City, Rodri, dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2026 setelah membawa Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 di final. Ferran Torres menjadi pahlawan dengan gol di menit ke-106. Rodri tampil luar biasa sepanjang turnamen, menjadi pengatur permainan utama dengan catatan 101 operan sukses dalam 111 menit di final. Ia juga menorehkan delapan operan jauh sukses dari sembilan upaya. Rekor operan terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia kini dipegang oleh Rodri, melewati rekor yang sebelumnya dipegang oleh Xavi.
Spanyol tampil dominan sepanjang turnamen, hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan. Mereka menekuk Prancis dan Argentina secara beruntun dengan penguasaan bola mencapai 65 persen. Gaya bermain yang khas, dengan umpan-umpan pendek dan pressing ketat, menjadi ciri khas tim asuhan Luis de la Fuente. Inilah yang membuat Spanyol menjadi tim yang mudah dikenali di era sepak bola global yang seragam.
Xavi Buka Peluang Melatih Timnas
Sementara itu, Xavi Hernandez yang telah menganggur sejak meninggalkan Barcelona pada Mei 2024, mengaku tertarik untuk menangani tim nasional. Dalam wawancara dengan RNE, Xavi menyatakan bahwa melatih timnas akan memberinya lebih banyak waktu bersama keluarga, terutama anak-anaknya yang masih kecil. “Saya katakan secara terbuka, itu bisa menjadi pilihan yang sangat cocok bagi saya,” ujar Xavi.
Xavi memiliki pengalaman melatih yang cukup gemilang. Di Al-Sadd, ia meraih tujuh trofi, sementara di Barcelona ia memenangkan La Liga 2022/23 dan Piala Super Spanyol. Total, ia memenangkan 90 dari 143 pertandingan sebagai pelatih Barcelona. Kini, Xavi siap mengikuti jejak Rodri yang sukses mengadopsi filosofi permainan yang ia wariskan.
Lamine Yamal, Bintang Muda Spanyol
Di sisi lain, Piala Dunia 2026 juga menjadi panggung bagi bintang muda Lamine Yamal. Remaja berusia 19 tahun ini tampil memukau dengan kecepatan dan kelincahannya. Yamal, yang berasal dari kawasan Rocafonda, kerap merayakan gol dengan gestur khas nomor 304, kode pos kampung halamannya. Ia menjadi simbol generasi baru Spanyol yang tetap setia pada akar budaya mereka.
Keberhasilan Spanyol di Piala Dunia 2026 tidak lepas dari fondasi yang dibangun oleh Xavi dan generasi emas sebelumnya. Kini, dengan Rodri sebagai penerus dan Xavi yang siap melatih, masa depan sepak bola Spanyol tampak cerah.
Kesimpulan
Piala Dunia 2026 menjadi saksi kebangkitan Spanyol sebagai kekuatan sepak bola dunia. Rodri berhasil memecahkan rekor Xavi dan membawa pulang Golden Ball, sementara Xavi sendiri bersiap untuk babak baru dalam karier kepelatihannya. Dengan adanya talenta muda seperti Lamine Yamal, Spanyol memiliki masa depan yang gemilang. Kini, publik menanti langkah selanjutnya dari Xavi, apakah ia akan memimpin salah satu timnas di ajang-ajang besar seperti Euro atau Piala Dunia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










