Reuni Panas di Piala Presiden 2026: Dalberto Kembali ke Malang Hadapi Arema FC

Reuni Panas di Piala Presiden 2026: Dalberto Kembali ke Malang Hadapi Arema FC

Plat Merah – Piala Presiden 2026 menjadi ajang yang penuh emosi bagi Arema FC. Turnamen pramusim ini tidak hanya menjadi panggung untuk menguji kekuatan tim, tetapi juga mempertemukan kembali Arema FC dengan mantan penyerang andalannya, Dalberto Luan Belo, yang kini berseragam DPMM FC. Dalam dua musim terakhir, Dalberto menjadi tumpuan lini depan Singo Edan dengan catatan 34 gol dari 61 pertandingan. Kini, ia harus berhadapan dengan klub yang membesarkan namanya.

Arema FC tergabung di Grup A bersama tuan rumah Persib Bandung, DPMM FC asal Brunei Darussalam, dan Tampines Rovers dari Singapura. Laga perdana akan mempertemukan Arema FC dengan Persib Bandung di Stadion Jalak Harupat pada 25 Juli 2026. Setelah itu, duel melawan DPMM FC menjadi laga yang paling ditunggu, karena akan menjadi ajang reuni Dalberto dengan mantan rekan setimnya.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyatakan bahwa turnamen ini bukan sekadar mengejar gelar, melainkan bagian dari proses pematangan tim menjelang Super League 2026/2027. “Kami akan memanfaatkan Piala Presiden untuk melatih adaptasi para pemain baru, termasuk 10 rekrutan anyar dan staf analisis,” ujar Santos. Ia menekankan pentingnya turnamen pramusim bagi setiap tim untuk mempersiapkan kompetisi resmi.

Sementara itu, Persib Bandung juga tengah bersiap dengan skuad mewah mereka. Pelatih Igor Tolic fokus pada pemantapan susunan pemain dan peningkatan kebugaran fisik. “Kami ingin membuat tim yang bagus. Setiap hari kami mengecek kondisi pemain,” kata Tolic. Laga pembuka melawan Arema FC diprediksi berlangsung sengit.

Di luar lapangan, Arema FC juga aktif dalam kegiatan sosial. Program Arema Goes to School (GTS) edisi 2026/2027 resmi dibuka di SMAK Santa Maria Kota Malang. Dua pemain, Achmad Maulana Syarif dan Diego Landis, berbagi pengalaman dengan ratusan siswa. Achmad Maulana menceritakan perjuangannya hingga menembus timnas Indonesia, sementara Diego Landis mengapresiasi sambutan hangat para siswa.

Tak hanya itu, bursa transfer Arema FC juga menarik perhatian. Kedatangan Marcos Vinicius dari Brasil tidak lepas dari peran Gabriel Silva, yang pernah bermain bersama Vinicius di Volta Redonda. Gabi menjadi sumber informasi utama bagi Vinicius tentang atmosfer Arema FC dan fanatisme Aremania. “Lewat dia, saya mulai mengikuti perkembangan Arema di media sosial,” ungkap Vinicius.

Di sisi lain, Madura United resmi mendatangkan mantan bek Arema FC, Brandon Scheunemann, untuk memperkuat lini pertahanan. Bek naturalisasi berusia 21 tahun ini diharapkan menambah kedalaman taktis Laskar Sapeh Kerrab.

Piala Presiden 2026 menjadi ajang pembuktian bagi Arema FC untuk menunjukkan kesiapan mereka di musim baru. Dengan materi pemain yang diperkuat dan semangat tinggi, Singo Edan optimis mampu bersaing. Pertemuan dengan Dalberto dan DPMM FC menjadi ujian emosional yang menarik untuk disaksikan.

Kesimpulannya, Piala Presiden 2026 bukan hanya turnamen pramusim biasa. Bagi Arema FC, ini adalah momentum untuk mematangkan strategi, menguji pemain baru, dan kembali merasakan atmosfer kompetitif. Reuni dengan Dalberto menambah bumbu drama yang membuat turnamen ini semakin menarik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup