Paulo Josué Pahlawan Kemenangan Malaysia atas Myanmar di Piala Asean 2026
Plat Merah – Kapten tim nasional Malaysia, Paulo Josué, menjadi pahlawan setelah mencetak dua gol yang membawa Harimau Malaya meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Myanmar di laga perdana Grup B Piala Asean Hyundai 2026, Sabtu lalu di Yangon. Gol-gol tersebut tidak hanya mengamankan tiga poin berharga, tetapi juga menegaskan peran krusial Paulo Josué di lini depan Malaysia.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Thuwunna Stadium, Myanmar unggul lebih dulu melalui gol Myat Kaung Khant pada menit ke-10. Namun, Malaysia bangkit di babak kedua. Paulo Josué menyamakan kedudukan pada menit ke-52 memanfaatkan umpan dari Mohamadou Sumareh. Lima menit berselang, ia kembali mencetak gol melalui titik penalti setelah Nanda Kyaw melanggar Sumareh di kotak terlarang. Eksekusi Paulo Josué sukses mengecoh kiper Zin Nyi Nyi Aung.
Pelatih interim Malaysia, Tan Cheng Hoe, memuji semangat tim dan kontribusi Paulo Josué. “Kami sangat senang bisa meraih tiga poin. Paulo Josué menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin di lapangan,” ujar Tan. Kemenangan ini menjadi modal penting jelang laga berikutnya melawan Laos di Kuala Lumpur, Selasa (26/7).
Laos sendiri datang ke Malaysia setelah dibantai Thailand 5-0 di laga pertama. Meski secara historis Malaysia tak pernah kalah dari Laos dalam sembilan pertemuan, Tan Cheng Hoe tetap waspada. “Kami tidak bisa meremehkan Laos. Mereka pasti ingin bangkit setelah kekalahan telak,” tegasnya.
Sementara itu, di Brasil, nama Josué juga mencuat di kancah sepak bola. Gelandang Coritiba, Josué, yang berusia 27 tahun, menjadi kapten tim dan mencatatkan diri sebagai pemain dengan assist terbanyak kedua di Brasileirão 2026 dengan delapan assist, hanya kalah dari Andreas Pereira (Palmeiras) yang memiliki sembilan assist. Meski Coritiba berada di dasar klasemen, kontribusi Josué tetap diapresiasi.
Kembali ke Malaysia, Paulo Josué mengaku bangga bisa membantu tim. “Saya merasa senang dan bangga dengan para pemain. Kami berhasil melakukan kebangkitan yang hebat. Myanmar memiliki pemain cepat, tetapi kami bisa mengatasinya di babak kedua,” ujar Paulo Josué usai laga.
Dengan tambahan dua gol ini, Paulo Josué kini mengoleksi 11 gol untuk tim nasional Malaysia. Penampilannya yang konsisten menjadi andalan Malaysia untuk melaju ke babak semifinal. Dukungan suporter di Stadion Sepak Bola Kuala Lumpur diharapkan bisa menjadi motivasi tambahan bagi Paulo Josué dan rekan-rekannya.
Kesimpulannya, Paulo Josué tidak hanya menjadi pahlawan kemenangan Malaysia atas Myanmar, tetapi juga simbol kebangkitan tim di tengah tekanan. Kiprahnya di level klub dan internasional menunjukkan bahwa ia adalah pemain kunci yang patut diperhitungkan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












