Barcelona Tumbang di Adu Penalti, Hamza Abdelkarim Cetak Brace

Barcelona Tumbang di Adu Penalti, Hamza Abdelkarim Cetak Brace

PlatMerah.com, JakartaBarcelona harus mengakui keunggulan Birmingham City dalam laga uji coba pramusim yang berlangsung di St. Andrew’s, Jumat (31/7/2026). Pertandingan berakhir imbang 2-2 pada waktu normal, namun Barcelona kalah 2-3 dalam adu penalti. Dua gol Barcelona dicetak oleh penyerang muda berusia 18 tahun, Hamza Abdelkarim.

Kekalahan ini menjadi catatan tersendiri bagi persiapan Barcelona menuju musim 2026-2027. Pelatih Hansi Flick memanfaatkan laga ini untuk memberikan menit bermain kepada para pemain muda dari akademi La Masia, sekaligus memberi debut bagi rekrutan baru, Karim Adeyemi.

Jalannya Pertandingan

Birmingham City membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-31 melalui sundulan August Priske memanfaatkan umpan silang Alex Cochrane. Barcelona menyamakan kedudukan pada menit ke-42 melalui titik penalti. Hamza Abdelkarim yang dilanggar Christoph Klarer di kotak terlarang sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor.

Memasuki babak kedua, Abdelkarim kembali menunjukkan ketajamannya. Pada menit ke-60, ia mencetak gol kedua memanfaatkan bola rebound yang gagal diamankan kiper Birmingham setelah tendangan Roony Bardghji. Namun, keunggulan Barcelona tidak bertahan lama. Jhon Solís mencetak gol penyeimbang pada menit ke-68 melalui tendangan kaki kanan yang kuat setelah menerima umpan dari Christoph Klarer.

Adu Penalti

Skor 2-2 bertahan hingga akhir waktu normal, sehingga pemenang ditentukan melalui adu penalti. Birmingham City unggul 3-2 dalam sesi tersebut. Kiper Birmingham, James Beadle, menjadi pahlawan dengan melakukan dua penyelamatan krusial, menggagalkan tendangan Jordi Pesquer dan Brian Farinas. Sementara itu, tiga penendang Birmingham yang sukses adalah Scott Wright, Ethan Laird, dan Patrick Roberts.

Pujian untuk Hamza Abdelkarim

Penampilan Hamza Abdelkarim menarik perhatian, termasuk dari pelatih Hansi Flick. Flick menilai pemain asal Mesir itu memiliki potensi besar dan karakter yang baik.

“Dia sangat rendah hati, memiliki karakter yang baik, dan potensi besar. Dia seorang striker dan memiliki posisi yang baik di kotak penalti,” ujar Flick.

Flick juga menyinggung penampilan Karim Adeyemi yang baru menjalani debutnya.

“Dia memiliki banyak potensi, tetapi masih ada hal yang perlu ditingkatkan. Dia baru berlatih seminggu. Dia bisa memberikan banyak hal untuk kami,” tambahnya.

Laga ini juga menjadi panggung bagi pemain muda lainnya, seperti Roony Bardghji yang memberikan kontribusi positif setelah masuk di babak kedua. Meski kalah, Barcelona mendapat gambaran mengenai kesiapan para pemain mudanya menjelang musim baru.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup