Alasan dan Janji Michael Carrick Usai Manchester United Dilumat AC Milan di Pramusim

Alasan dan Janji Michael Carrick Usai Manchester United Dilumat AC Milan di Pramusim

PlatMerah.com, WroclawManchester United harus menerima kekalahan telak 2-4 dari AC Milan dalam laga uji coba pramusim yang berlangsung di Stadion Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, Sabtu (15/8/2026) malam WIB. Kekalahan ini terjadi di bawah asuhan pelatih interim Michael Carrick, yang menghadapi mantan klubnya, AC Milan, yang kini dilatih oleh Ruben Amorim.

Meski sempat unggul dua kali melalui gol Harry Maguire dan Patrick Dorgu, Manchester United gagal mempertahankan keunggulan tersebut. AC Milan mampu membalikkan keadaan dengan empat gol dari Samuel Chukwueze, Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Ruben Amorim, yang sebelumnya pernah melatih MU sebelum dipecat pada awal 2026.

Michael Carrick Akui Penampilan Buruk MU

Setelah pertandingan, Michael Carrick tidak mencari alasan atas kekalahan yang dialami timnya. Ia mengakui penampilan Manchester United memang buruk dan menilai kekalahan tersebut pantas diterima. Meski begitu, Carrick tetap optimistis dengan perkembangan tim selama pramusim.

“Kami kecewa dengan penampilan hari ini. Kami tidak bermain bagus. Ada banyak hal positif yang bisa diambil dari pramusim ini dan tim telah berkembang menjadi lebih kuat,” ujar Carrick.

Michael Carrick juga menjanjikan kepada para penggemar bahwa Manchester United akan tampil lebih baik di pekan pertama Liga Inggris 2026/2027, saat mereka menghadapi Hull City. “Kami memiliki skuad yang bagus dan telah menjalani latihan yang baik. Kami akan siap untuk pertandingan minggu depan,” tegasnya.

Hubungan Tegang Antara Ruben Amorim dan Beberapa Pemain MU

Usai pertandingan, situasi kurang harmonis terlihat antara pelatih AC Milan, Ruben Amorim, dengan sejumlah pemain Manchester United. Marcus Rashford, Kobbie Mainoo, dan Diogo Dalot secara sengaja menghindari berjabat tangan dengan Amorim. Ketiganya lebih memilih menyapa para penggemar yang hadir di stadion.

Hubungan Rashford dengan Amorim memang sempat memburuk saat Amorim masih menangani MU. Rashford pernah dibekukan dan akhirnya dipinjamkan ke Barcelona, di mana performanya meningkat pesat. Mainoo juga jarang mendapat kesempatan bermain selama masa kepelatihan Amorim, meski sempat ingin dipinjamkan atau dijual.

Yang mengejutkan adalah sikap Dalot yang sebelumnya tidak menunjukkan ketegangan dengan Amorim, namun memilih menghindari jabat tangan setelah laga ini, menimbulkan pertanyaan mengenai dinamika di dalam skuad MU.

Ruben Amorim Tepis Isu Pembalasan Dendam

Di sisi lain, Ruben Amorim menegaskan bahwa kemenangan AC Milan bukanlah bentuk balas dendam atas pemecatannya dari Manchester United pada Januari 2026. Pelatih asal Portugal itu mengaku tetap mencintai MU dan bangga pernah menjadi bagian klub tersebut, namun kini fokusnya sepenuhnya pada tugasnya bersama Milan.

“Tidak ada misi khusus dalam pertandingan ini. Saya senang dan bahagia bersama Milan dan tidak merasakan hal negatif terhadap Manchester United,” kata Amorim dengan santai. Ia bahkan bercanda kepada para jurnalis Inggris tentang suasana konferensi pers yang kini terasa lebih membosankan tanpa dirinya di MU.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi AC Milan dalam menghadapi kompetisi mendatang, sementara Manchester United harus segera memperbaiki performa untuk menghadapi tantangan Liga Inggris yang akan dimulai.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup