Islam Makhachev Pertahankan Gelar UFC dengan Kemenangan Beruntun ke-17, Mackenzie Dern Juga Sukses Bertahan

Islam Makhachev Pertahankan Gelar UFC dengan Kemenangan Beruntun ke-17, Mackenzie Dern Juga Sukses Bertahan

PlatMerah.comIslam Makhachev terus menorehkan sejarah di dunia UFC dengan meraih kemenangan beruntun ke-17 sekaligus mempertahankan gelar juara kelas welterweight setelah mengalahkan Ian Machado Garry dalam UFC 330 di Philadelphia. Di kesempatan yang sama, Mackenzie Dern berhasil mempertahankan gelar strawweightnya setelah menang atas Gillian Robertson.

Makhachev, petarung asal Rusia yang kini berusia 34 tahun dan berada di peringkat nomor satu pound-for-pound UFC, menunjukkan performa tangguh meskipun menghadapi perlawanan kuat dari Ian Garry yang terkenal dengan pertahanannya yang solid dan serangan jarak dekat yang efektif. Pertarungan berlangsung ketat dengan skor akhir 49-46, 49-46, dan 48-47 yang semuanya berpihak pada Makhachev.

Pertarungan Berat di Kelas Welterweight

Kemenangan ini menempatkan Islam Makhachev sebagai pemegang rekor kemenangan beruntun terbanyak dalam sejarah UFC, melewati rekor sebelumnya milik Anderson Silva yang mencapai 16 kemenangan. Pertarungan melawan Garry menjadi salah satu yang tersulit dalam karier Makhachev, yang menyatakan bahwa kelas welterweight penuh dengan petarung berpower tinggi sehingga susah untuk diserahkan.

Namun, kemampuan Makhachev dalam mengendalikan lawan dengan teknik grappling dan takedown tetap menjadi kunci keberhasilannya. Pukulan dan tendangan Garry yang berusaha mengimbangi bahkan sempat melukai Makhachev, tetapi tidak cukup untuk mengalahkan dominasi sang juara.

Mackenzie Dern Menjaga Gelar Strawweight

Di divisi strawweight, Mackenzie Dern menampilkan peningkatan signifikan terutama dari sisi striking saat melawan Gillian Robertson. Meskipun Robertson mulai bangkit di ronde akhir, Dern berhasil mendominasi pertarungan dan mempertahankan gelar juaranya dengan kemenangan mutlak. Namun, tantangan terbesar Dern masih menunggu, yaitu bertarung melawan mantan juara Zhang Weili yang saat ini belum kembali berkompetisi di kelas ini.

Dampak dan Prospek Masa Depan

Kemenangan Makhachev membuka peluang pertarungan selanjutnya yang sangat menarik, terutama melawan Carlos Prates yang memiliki rekam jejak mengesankan, termasuk kemenangan KO atas mantan juara seperti Jack Della Maddalena dan Leon Edwards. Sementara itu, Ian Garry dan Michael Morales berpotensi bertarung untuk memperebutkan posisi penantang berikutnya.

Di sisi lain, masa depan Mackenzie Dern dalam mempertahankan gelar akan sangat bergantung pada ketersediaan Zhang Weili. Jika Zhang belum siap kembali, nama seperti Tatiana Suarez menjadi opsi lawan yang menarik untuk menantang dominasi Dern.

Selain itu, UFC 330 juga menjadi momen pensiunnya beberapa figur penting seperti Edson Barboza yang memutuskan mengakhiri karier setelah serangkaian kekalahan, serta Din Thomas yang menyatakan mundur dari peran pelatih karena merasa tidak mampu memberikan dukungan maksimal kepada petarungnya.

Secara keseluruhan, UFC 330 di Philadelphia menandai malam penting dalam dunia seni bela diri campuran dengan berbagai kejutan dan perkembangan yang akan mempengaruhi lanskap kompetisi UFC ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup