Elena Rybakina Ungkap Perasaan Usai Gagalkan Aryna Sabalenka Raih Gelar US Open Ketiga Beruntun
PlatMerah.com, New York – Elena Rybakina berhasil meraih gelar juara tunggal putri US Open 2026 setelah mengalahkan Aryna Sabalenka dalam pertandingan final yang berlangsung ketat dengan skor 6-4, 5-7, 6-2. Kemenangan ini sekaligus menggagalkan ambisi Sabalenka untuk mencatatkan gelar US Open ketiga secara beruntun.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Arthur Ashe Stadium, New York, Sabalenka yang merupakan juara bertahan US Open 2024 dan 2025 tampil sebagai favorit kuat. Namun, Rybakina menunjukkan performa impresif dengan agresivitas dan servis keras yang menjadi kunci keberhasilannya mengakhiri dominasi Sabalenka di turnamen tersebut.
Perasaan Elena Rybakina Setelah Kemenangan
Rybakina mengungkapkan rasa bahagia dan bangga atas pencapaian yang diraihnya. Ia mengaku sulit mencerna kesuksesan besar tersebut, mengingat perjalanan dan kerja keras yang telah dilaluinya, termasuk mengatasi cedera serta berbagai tantangan selama musim 2026.
“Rasanya luar biasa. Saya sangat bangga dengan usaha saya selama ini,” ungkap Rybakina seusai pertandingan. Ia menilai final berlangsung sangat ketat, terutama pada set kedua ketika Sabalenka bermain lebih agresif dan memaksanya bertahan. Namun pada set ketiga, Rybakina mampu meningkatkan agresivitas dan memanfaatkan peluang dengan baik hingga memastikan kemenangan melalui sebuah ace yang menentukan.
Konteks dan Dampak Kemenangan
Kemenangan ini merupakan gelar Grand Slam ketiga yang diraih Rybakina pada tahun 2026, setelah sebelumnya menjuarai Australian Open dan Wimbledon. Dengan hasil ini, Rybakina juga resmi menjadi petenis nomor satu dunia, menggantikan posisi Sabalenka yang sebelumnya menduduki puncak peringkat selama 99 pekan.
Selain itu, Rybakina menjadi petenis putri ketiga sejak tahun 2000 yang mampu menjuarai Australian Open dan US Open dalam satu tahun yang sama, bergabung dengan Angelique Kerber dan Aryna Sabalenka sendiri.
Sabalenka mengakui bahwa Rybakina tampil lebih baik dengan servis keras dan permainan agresif yang sulit diatasi. Meskipun gagal mempertahankan gelar, Sabalenka tetap menunjukkan performa yang mengagumkan dengan mencapai final US Open untuk keempat kalinya secara beruntun.
Persaingan dan Rivalitas
Rybakina dan Sabalenka memiliki riwayat persaingan yang menarik di turnamen Grand Slam, dengan masing-masing pernah saling mengalahkan pada final Australian Open sebelumnya. Rybakina menegaskan bahwa tekanan untuk menjadi nomor satu dunia tidak membebani dirinya, melainkan menjadi motivasi untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan dengan kepala dingin.
Rybakina juga memberikan apresiasi kepada timnya yang membantu menjaga performa sepanjang musim melalui strategi dan keputusan yang tepat.
Keberhasilan ini menambah catatan prestasi Rybakina yang kini mengoleksi 14 gelar sepanjang kariernya, dan menyisakan satu gelar Grand Slam lagi, Roland Garros, untuk melengkapi koleksi Career Slam-nya.
Dengan gelar US Open 2026, Rybakina semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu petenis putri terkuat saat ini, sekaligus membuka babak baru dalam persaingan tenis dunia yang semakin kompetitif.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.



![Maarten Paes OTW main bareng pemain buangan Real Madrid [Berita Unggul]: Kiper Timnas Indonesia Tampil Gagah dalam Drama Adu Penalti](https://platmerah.com/wp-content/uploads/2026/06/maarten-paes-otw-main-bareng-pemain-buangan-real-madrid-berita-unggul-kiper-timnas-indonesia-tampil-gagah-dalam-drama-adu-penalti.webp)







