Velg Mobil Peyang Tak Selalu Kelihatan, Begini Gejalanya Saat Berkendara

Velg Mobil Peyang Tak Selalu Kelihatan, Begini Gejalanya Saat Berkendara

PlatMerah.com – Velg mobil merupakan komponen yang sering terkena dampak langsung dari kondisi jalan, sehingga perubahan bentuk seperti peyang atau penyok bisa terjadi tanpa disadari. Gejala kerusakan velg ini tidak selalu terlihat secara kasat mata, namun dapat dirasakan saat berkendara.

Gejala Velg Mobil Peyang saat Berkendara

<pMenurut Diwan, pemilik bengkel reparasi velg Eurovolution di Condet, Jakarta Timur, gejala kerusakan velg depan dan belakang berbeda. Jika velg depan bermasalah, pengemudi akan merasakan getaran atau kemudi terasa goyang. Sementara velg belakang yang peyang membuat mobil terasa kurang nyaman dan cenderung membuang ke satu sisi.

Selain itu, pengguna jalan lain biasanya lebih dulu menyadari jika putaran roda tidak presisi saat kendaraan berotasi. Informasi ini sangat penting agar pemilik mobil segera melakukan pengecekan ke bengkel.

Proses Pemeriksaan dan Perbaikan Velg

Setelah mendapat indikasi kerusakan, bengkel akan melepas ban dan memeriksa velg menggunakan mesin khusus yang dapat mengukur ketepatan bentuk velg dalam satuan milimeter. Proses perbaikan biasanya dimulai dengan press untuk mengembalikan bentuk velg, kemudian dilanjutkan balancing untuk menghilangkan getaran saat berkendara.

Jika setelah press dan balancing masih terasa getaran, diperlukan penanganan lanjutan bernama finish balance. Proses ini dilakukan tanpa melepas roda dari kendaraan dengan menggunakan mesin khusus yang menempel pada roda.

Perbedaan Balancing dan Spooring

Seringkali getaran yang dirasakan pengemudi disalahartikan sebagai kebutuhan spooring. Menurut Diwan, spooring berbeda dengan perbaikan velg. Spooring adalah penyetelan alignment kaki-kaki mobil yang meliputi camber, toe, dan caster. Spooring biasanya dilakukan setelah perbaikan atau penggantian komponen kaki-kaki seperti shock breaker dan per, karena perubahan sudut roda dapat memengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Pentingnya Pemeriksaan Shock Breaker

Kerusakan pada shock breaker juga dapat menyebabkan masalah pada velg. Shock breaker yang sudah tidak berfungsi dengan baik dapat membuat ban bergelombang, yang pada akhirnya dapat merusak velg menjadi peyang saat terkena benturan. Oleh karena itu, pemeriksaan dan perawatan shock breaker secara berkala sangat dianjurkan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

Tips Merawat Velg dan Kaki-Kaki Mobil

  • Segera perbaiki velg yang peyang untuk menghindari getaran dan kerusakan lebih lanjut.
  • Lakukan balancing setelah press velg untuk memastikan putaran roda stabil.
  • Rutin periksa kondisi shock breaker dan kaki-kaki mobil untuk mencegah kerusakan yang dapat menjalar ke velg dan ban.
  • Jangan samakan gejala getaran dengan kebutuhan spooring tanpa pemeriksaan yang tepat.

Dengan memahami gejala dan penanganan velg mobil peyang, pengemudi dapat menjaga kenyamanan dan keselamatan saat berkendara. Pemeriksaan rutin di bengkel terpercaya seperti Eurovolution dapat membantu mendeteksi dan memperbaiki masalah velg secara tepat waktu.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup