Ingat Uang Digital Tidak Gantikan Uang Kartal
PlatMerah.com – Uang digital kini semakin umum digunakan dalam berbagai transaksi di masyarakat, namun keberadaannya tidak menggantikan uang kartal. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Ricky Perdana Gozali, menegaskan bahwa uang digital dan uang kartal rupiah merupakan alat pembayaran yang saling melengkapi, bukan pengganti.
Peran Uang Digital dan Uang Kartal
Bank Indonesia terus mengembangkan penggunaan uang digital dan rupiah fisik secara bersamaan untuk memberikan pilihan transaksi yang beragam bagi masyarakat. Meski pertumbuhan uang kartal cenderung melandai karena digitalisasi, penggunaan rupiah fisik masih terus berjalan dan berkembang. Di sisi lain, transaksi digital mengalami peningkatan signifikan didukung oleh semakin banyaknya pengguna dan merchant yang memanfaatkan instrumen pembayaran digital.
Digitalisasi Transaksi di Indonesia
Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa volume transaksi digital mencapai 5,50 miliar transaksi pada Juli 2026, tumbuh 28,69 persen secara tahunan. Secara rinci, transaksi melalui internet tumbuh 9,39 persen, aplikasi mobile tumbuh 24,25 persen, sementara transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melonjak 82,42 persen. Selain itu, volume transaksi ritel melalui BI-FAST mencapai 546 juta transaksi dengan nilai Rp 1.355 triliun, tumbuh 31,62 persen dibanding tahun sebelumnya.
Kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah
Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya rupiah sebagai simbol kedaulatan dan alat pembayaran yang sah, BI menjalankan kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Kampanye ini bertujuan mengedukasi masyarakat agar menggunakan rupiah dengan bijak, memahami cara bertransaksi, dan menumbuhkan kebiasaan berhemat.
Pengelolaan Uang Rupiah
Selain perkembangan transaksi digital, pengelolaan uang rupiah fisik juga menunjukkan pertumbuhan. Uang kartal yang diedarkan meningkat 15,10 persen menjadi Rp 1.314 triliun pada periode yang sama. Hal ini menegaskan bahwa rupiah fisik tetap penting dan berperan dalam perekonomian nasional.
Pentingnya Keseimbangan antara Uang Digital dan Kartal
Kedua bentuk uang ini memiliki fungsi masing-masing yang saling melengkapi. Uang kartal memberikan kemudahan bagi transaksi tunai dan di daerah yang akses digitalnya terbatas, sementara uang digital menawarkan kecepatan dan kemudahan dalam transaksi non-tunai yang semakin diminati masyarakat urban. Dengan demikian, keberadaan uang digital tidak mengurangi peran uang kartal, melainkan memperkuat sistem pembayaran nasional secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












