Viral Jukir Liar di Cibodas Cianjur Ngamuk dan Peras Wisatawan
PlatMerah.com, Cianjur – Sebuah video yang memperlihatkan seorang juru parkir (jukir) liar di kawasan wisata Cibodas, Cianjur, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, pria yang mengaku sebagai jukir tersebut mengamuk dan memaksa wisatawan membayar biaya parkir dan penitipan kendaraan dengan tarif yang dianggap tidak wajar dan ilegal.
Fakta Utama Terkait Jukir Liar di Cibodas
Dalam video viral itu, terlihat seorang jukir liar mendesak wisatawan untuk membayar biaya parkir sebesar Rp10 ribu hingga Rp15 ribu. Wisatawan yang menolak membayar terus didesak sampai terjadi cekcok. Pria tersebut mengaku tidak memberikan karcis parkir karena hanya bertugas menjaga kendaraan hingga sore hari.
Selain memaksa pembayaran, jukir liar tersebut juga mengancam akan mengusir wisatawan yang tidak mau membayar dan melarang wisatawan asal Timur Tengah berkunjung ke kawasan wisata Cibodas. Bahkan ia menyatakan tidak keberatan jika kawasan wisata tersebut ditutup akibat ulahnya.
Penjelasan dan Respons Pemerintah
Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, menanggapi kasus ini dengan meminta dinas terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk segera menindaklanjuti masalah pungutan liar tersebut.
Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disbudpar Cianjur, Rahmat Kurniawan, memastikan bahwa tindakan jukir liar itu ilegal. Ia menjelaskan bahwa tiket masuk yang dibeli wisatawan sudah mencakup biaya parkir dan fasilitas lainnya, sehingga tidak ada biaya tambahan lagi di dalam kawasan Cibodas kecuali untuk tujuan tertentu seperti ke Cibeureum atau Kebun Raya Cibodas yang memang dikenai tiket terpisah.
Rahmat juga menyayangkan perilaku jukir liar yang melarang wisatawan Timur Tengah berkunjung, karena hal ini dapat berdampak negatif pada kunjungan wisatawan asing ke Cianjur. Pemerintah daerah berencana melakukan sosialisasi dan pencegahan di lokasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Konteks dan Dampak Terhadap Pariwisata
Kawasan wisata Cibodas merupakan salah satu destinasi utama di Cianjur yang menarik banyak wisatawan lokal maupun mancanegara. Pungutan liar yang dilakukan oleh oknum jukir dapat merusak citra pariwisata dan menurunkan minat kunjungan wisatawan.
Selain itu, sikap diskriminatif terhadap wisatawan asing, khususnya dari Timur Tengah, berpotensi menimbulkan kontroversi dan penurunan kunjungan wisatawan internasional. Oleh karena itu, penertiban praktik pungutan liar menjadi penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di daerah tersebut.
Upaya Pemerintah Daerah
- Penindakan oleh dinas terkait terhadap jukir liar di lokasi.
- Sosialisasi kepada masyarakat dan pengelola parkir resmi mengenai aturan parkir dan pungutan.
- Pencegahan agar tidak terjadi pungutan liar di masa mendatang.
- Mendorong wisatawan untuk melaporkan jika menemukan praktik pungli di kawasan wisata.
Pemerintah Kabupaten Cianjur mengimbau wisatawan untuk tetap datang dan menikmati kawasan wisata Cibodas tanpa khawatir terkena pungutan liar di luar ketentuan resmi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












