Peringati Hari Pustakawan, Dispusip Way Kanan Dorong Kolaborasi untuk Penguatan Literasi

Peringati Hari Pustakawan, Dispusip Way Kanan Dorong Kolaborasi untuk Penguatan Literasi

Latar Belakang Peran Strategis Pustakawan di Era Digital

Plat Merah – Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Way Kanan, Dian Eka Putri, mengungkapkan bahwa peran pustakawan kini tidak sekadar mengelola koleksi buku di perpustakaan. Dalam rangkaian peringatan Hari Pustakawan Indonesia pada 6 Juli 2026, tema “Pustakawan Terlibat, Bersinergi, dan Berdampak” menjadi landasan strategi untuk memperkuat kontribusi pustakawan dalam pengembangan sumber daya manusia. “Pustakawan harus menjadi penggerak utama budaya literasi di tengah era digital yang dinamis,” kata Dian.

Kolaborasi sebagai Kunci Inovasi Layanan Perpustakaan

Dispusip Way Kanan menekankan pentingnya sinergi antara instansi pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, dan sektor swasta. Menurut Dian, kolaborasi ini diperlukan untuk menciptakan layanan perpustakaan yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Salah satu contoh inovasi yang telah diimplementasikan adalah program perpustakaan mobile yang melayani daerah terpencil, serta pelatihan digital literacy bagi pelajar.

Jumlah LayananKeterangan
12Perpustakaan Umum di Kabupaten Way Kanan
45.000Koleksi Buku Tahun 2025
150+Kegiatan Literasi Tahunan
80%Peningkatan Partisipasi Masyarakat

Komitmen Pustakawan dalam Mendukung Pendidikan

Dian menegaskan bahwa pustakawan memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, pustakawan mampu menyediakan akses informasi berkualitas bagi siswa, guru, dan masyarakat umum,” jelasnya. Salah satu strategi yang diadopsi adalah pembentukan tim literasi sekolah yang bekerja sama dengan guru dan orang tua siswa.

Strategi Penguatan Profesionalisme Pustakawan

Untuk memastikan pustakawan mampu menjawab tantangan era digital, Dispusip Way Kanan mengumumkan berbagai program pelatihan, antara lain:

  • Kursus Manajemen Data Digital
  • Sertifikasi Pustakawan Berbasis Teknologi
  • Workshop Kepemimpinan Komunitas Literasi
  • Pelatihan Pengembangan Koleksi Buku Digital

Kronologi Kegiatan Hari Pustakawan 2026

TanggalKegiatan
30 Mei 2026Sosialisasi Tema Hari Pustakawan
1-5 Juli 2026Seminar Nasional Perpustakaan Digital
6 Juli 2026Upacara Peringatan Hari Pustakawan
7-14 Juli 2026Kampanye Literasi di 12 Kecamatan

Dampak dan Implikasi bagi Pembangunan Daerah

Perkuatan peran pustakawan berpotensi menghasilkan dampak signifikan pada sektor pendidikan dan ekonomi lokal. Menurut data BPS tahun 2025, daerah dengan indeks kepuasan layanan perpustakaan tinggi menunjukkan peningkatan 20% lulusan sekolah menengah yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Selain itu, inisiatif literasi berbasis teknologi diharapkan menciptakan peluang kerja di bidang manajemen informasi dan pengembangan konten digital.

Peringatan Hari Pustakawan kali ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk merevisi anggaran tahunan. Rencana alokasi dana sebesar Rp1,2 miliar pada APBD 2027 akan digunakan untuk membangun perpustakaan desa, pengadaan perangkat digital, dan kerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi.

Dian Eka Putri menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pustakawan Way Kanan untuk terus berinovasi. “Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi, kita mampu menjadikan perpustakaan sebagai pusat penguatan karakter masyarakat yang berpikir kritis dan kreatif,” ujarnya. Langkah-langkah yang telah diambil menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menempatkan literasi sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.”

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup