UPN Veteran Jakarta Genjot Internasionalisasi dan Buka Seleksi Mandiri 2026
Plat Merah – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) terus menunjukkan langkah progresif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing global. Pada pertengahan tahun 2026, universitas yang berlokasi di Depok ini tidak hanya membuka peluang bagi calon mahasiswa melalui Seleksi Mandiri (SEMA) gelombang 2, tetapi juga menggenjot akreditasi internasional dan mobilitas akademik global.
Rektor UPN Veteran Jakarta, Prof. Dr. Anter Venus, menyatakan bahwa akselerasi internasionalisasi sejak 2023 telah membawa hasil nyata. Program strategis mencakup pendidikan, penelitian, kerja sama, mobilitas akademik, rekognisi global, serta pengembangan sarana dan prasarana. “Karena kita berada di sentrum Indonesia, di pusat budaya, pusat kekuasaan, dan pusat rujukan pendidikan, maka visi UPNVJ tidak bisa sekadar bersifat lokal atau nasional. Visi kita harus global,” ujar Venus dalam keterangan resmi, Rabu (1/7/2026).
UPN Veteran Jakarta telah meraih akreditasi internasional dari FIBAA pada 2023, ASIIN pada 2025, IABEE untuk Fakultas Teknik, serta IAHE untuk Fakultas Kedokteran. Selain itu, universitas ini juga menargetkan pemeringkatan global dan memperkuat ekosistem riset. Internasionalisasi dibangun melalui empat tahap: preparing, engaging, enhancing, dan recognizing.
Di sisi lain, UPN Veteran Jakarta juga membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2024, 2025, dan 2026 melalui Seleksi Mandiri (SEMA) Gelombang 2. Pendaftaran dibuka hingga 10 Juli 2026 pukul 15.00 WIB. Jalur ini menggunakan nilai UTBK SNBT 2026 dan Tes Literasi Bela Negara. Kuota berasal dari peserta yang tidak mendaftar ulang pada jalur SNBT, SEMA Gelombang 1, dan SMMPTN Barat 2026.
Biaya kuliah meliputi Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang dibayar di awal. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi UPNVJ. Calon mahasiswa dapat memilih maksimal dua program studi, termasuk yang tidak dipilih saat UTBK SNBT.
Sebagai universitas yang beridentitas bela negara, UPN Veteran Jakarta juga aktif dalam kegiatan kebangsaan. Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno dalam acara MPR Goes to Campus di Universitas Pertahanan menekankan pentingnya ketahanan energi sebagai bagian dari ketahanan nasional. Hal ini sejalan dengan semangat bela negara yang diusung UPN Veteran Jakarta.
Sementara itu, PT Hutama Karya (Persero) membekali mahasiswa KKN Universitas Andalas dengan keterampilan storytelling digital untuk mengangkat potensi nagari. Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara perguruan tinggi dan BUMN dalam pemberdayaan masyarakat.
Dengan berbagai terobosan ini, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta semakin mantap melangkah menuju kampus berkelas dunia tanpa meninggalkan jati diri sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pembangunan nasional dan bela negara. Bagi calon mahasiswa, inilah saat yang tepat untuk bergabung dan menjadi bagian dari transformasi UPN Veteran Jakarta.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













