Penutupan TMT Content Creator LPK ZIONA, Langkah Nyata Majukan Pemuda Kepulauan Nias
Plat Merah – Pelaksanaan Program Tailor Made Training (TMT) Content Creator 2026 oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ZIONA di Gunungsitoli resmi ditutup pada Kamis, 3 Juli 2026. Acara penutupan yang dihadiri perwakilan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan serta Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Ketenagakerjaan Kota Gunungsitoli, menandai keberhasilan 16 peserta dalam menempuh 80 jam pelatihan selama 10 hari.
Fokus pada Pembentukan SDM Siap Digital
Ketua LPK ZIONA, Rido Favorit Saronitehe Waruwu, mengungkapkan program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam meningkatkan kompetensi pemuda Kepulauan Nias. “Selain keterampilan teknis, peserta dilatih dalam karakter, mental, dan disiplin kerja. Setiap hari dimulai dengan apel pagi dan motivasi untuk membangun etos kerja yang kuat,” ujar Rido.
| No | Jenis Pelatihan | Jumlah Jam | Pendekatan |
|---|---|---|---|
| 1 | Pengeditan Video | 20 JP | Kombinasi teori-praktik |
| 2 | Grafis dan Desain | 15 JP | Project-based learning |
| 3 | Analytics dan SEO | 10 JP | Workshop interaktif |
Strategi Pemerintah dalam Penguatan SDM Kreatif
Program ini merupakan salah satu dari 122 pelatihan vokasi yang didanai pemerintah di kawasan Nusantara Tenggara. Dengan biaya pelatihan ditanggung APBD dan APBN, pemerintah menargetkan 10.000 pelatihan serupa hingga 2028. Keberhasilan ini sejalan dengan target Kementerian Komunikasi dan Informatika yang ingin mendidik 500.000 content creator profesional di Indonesia.
Kronologi Program
- Maret 2026: Pengumuman pendaftaran
- April 2026: Seleksi calon peserta
- Mei-Juni 2026: Pelatihan intensif 80 jam
- 3 Juli 2026: Penutupan dan pemberian sertifikat
Dampak dan Potensi Pemulihan Ekonomi
“Lulusan program ini mampu mengisi kebutuhan industri kreatif yang tumbuh 8,3% per tahun. Dari 16 peserta, 12% di antaranya berpotensi memulai usaha kreatif sendiri,” papar analis ekonomi dari Pusat Kajian Kewirausahaan Nusantara.
Pemenang Penghargaan
- Best Overall: Maria Sinaga (25 tahun)
- Best Project: Rizki Hutabarat (22 tahun), karyanya viral di media sosial
- Most Engaged: Teguh Manullang (21 tahun), aktif membagikan ilmu ke komunitas lokal
Investasi pemerintah senilai Rp1,2 miliar untuk pelatihan serupa di 15 kabupaten Nias sepanjang 2026-2027 diharapkan mendorong pertumbuhan industri kreatif daerah yang pada 2025 mencapai kontribusi 6,7% terhadap PDRB Kepulauan Nias.
Kolaborasi Multi-Pihak untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kepala BBPVP Medan, Bambang Prasetyo, menyatakan kemitraan antara instansi pemerintah dan lembaga pelatihan menjadi kunci keberhasilan. “Kami telah membangun 12 pusat pelatihan digital di luar Jawa, termasuk 5 di Nusantara Tenggara, untuk memastikan akses merata,” tambahnya.
Pelatihan ini membuktikan bahwa pembangunan manusia harus diintegrasikan dengan kebutuhan pasar. Dengan 87% lulusan program serupa sebelumnya berhasil menyerap lapangan kerja dalam 6 bulan, inisiatif pemerintah ini menunjukkan arah yang tepat dalam menghadapi era digital.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













