Bakti TNI Rehab SMPN 3 Lolomatua Wujud Dukungan Pendidikan di Nias Selatan
Plat Merah – Medan – Program Bakti TNI untuk Rakyat terus berlanjut dengan rehabilitasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Lolomatua di Desa Koendrafo, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu 4 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat peran TNI dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor pendidikan. Rehabilitasi sekolah ini diawasi langsung oleh Koptu Dasarman Halawa dari Babinsa Kodim 0213/Nias, dengan fokus pada pengerjaan daun pintu dan daun jendela sebagai langkah awal dari program yang lebih luas.
Latar Belakang Program Bakti TNI
Program Bakti TNI untuk Rakyat bukanlah konsep baru. Sejak masa pemerintahan Presiden Soeharto, TNI dikenal aktif dalam pembangunan infrastruktur di pelosok Indonesia. Namun, di era modern ini, fokusnya diperluas menjadi tidak hanya fisik, tetapi juga penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan. Dalam konteks Nias Selatan, daerah yang masih tergolong tertinggal, upaya ini memiliki makna strategis. Menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek), sekitar 35% sekolah di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Utara masih membutuhkan perbaikan signifikan untuk memenuhi standar nasional pendidikan.
Detil Proses Rehabilitasi
| Aspek | Deskripsi |
|---|---|
| Fokus Pekerjaan | Pembuatan daun pintu dan daun jendela |
| Jumlah Personel | 30 anggota Satgas TNI |
| Waktu Pelaksanaan | 4 Juli – 20 Juli 2026 |
| Anggaran | Rp 1,5 miliar dari APBD Provinsi Sumatera Utara |
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy S.I.P. menegaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar penampilan fisik. “Kita ingin menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Dengan fasilitas yang layak, siswa akan lebih termotivasi belajar, guru pun bisa mengajar dengan lebih maksimal,” ujarnya saat memberikan keterangan di lokasi rehab. Dalam pengerjaan, TNI menerapkan prinsip 3T: Tepat Waktu, Tepat Mutu, dan Tepat Teknis, yang selaras dengan standar ISO 9001.
Dampak dan Implikasi Program
Rehabilitasi SMPN 3 Lolomatua memiliki dimensi multidimensi. Secara langsung, 450 siswa dan 30 guru yang mengajar di sekolah tersebut akan merasakan manfaatnya. Namun, dampaknya juga meluas ke masyarakat sekitar. Berikut implikasi utamanya:
- Penurunan Angka Drop Out: Sekolah yang layak cenderung menurunkan angka siswa putus sekolah hingga 20% menurut studi UNESCO.
- Peningkatan Partisipasi Orang Tua: 70% orang tua di Nias Selatan lebih aktif terlibat dalam kegiatan sekolah jika fasilitasnya memadai.
- Daya Tarik Guru Bertenaga Penuh: Sekolah dengan infrastruktur baik mengurangi 40% angka guru honorer.
Kronologi Proyek
- April 2026: Survei lapangan dan perencanaan teknis oleh TNI.
- Mei 2026: Pengadaan material lokal seperti kayu dan besi.
- Juni 2026: Pelatihan warga sekitar tentang perawatan bangunan.
- Juli 2026: Pengerjaan fisik mulai dari pekerjaan struktur hingga finishing.
- Agustus 2026: Serah terima dan pelatihan pemanfaatan fasilitas.
Komitmen TNI untuk Pendidikan
TNI menempatkan pendidikan sebagai prioritas dalam program Bakti TNI. Hingga kuartal kedua 2026, sudah 128 sekolah di seluruh Indonesia mendapat perhatian khusus. Di Sumatera Utara sendiri, 23 dari 33 kabupaten/kota telah melaksanakan program serupa. Keterlibatan TNI bukan sekadar teknis, tetapi juga menanamkan nilai disiplin dan kebersamaan. “Anak-anak kita butuh lingkungan yang aman, bukan hanya dari segi fisik, tetapi juga mental. Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang tangguh,” kata Kapt. Inf. Rudi Hartono, salah seorang perwira yang terlibat.
Program ini juga menginspirasi kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan berencana mengalokasikan 5% APBD 2027 untuk pemeliharaan sekolah. Selain itu, Kementerian PUPR akan memberikan bantuan teknis pada 2027 untuk 3 sekolah lain di wilayah yang sama. Dengan pendekatan partisipatif, TNI dan pemerintah daerah berharap bisa menciptakan model pembangunan berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













