Unila Perkuat Kolaborasi SDM Bersama Polda Lampung: Langkah Strategis Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian
Plat Merah – Bandarlampung – Pada Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Mapolda Lampung, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., menegaskan komitmen institusinya untuk memperkuat kolaborasi sumber daya manusia (SDM) bersama Polda Lampung. Komitmen ini tidak sekadar formalitas, melainkan rangkaian program konkret yang diharapkan dapat menambah kualitas tenaga kepolisian serta memberi dampak positif bagi pembangunan daerah.
Latar Belakang Kolaborasi
Kerja sama antara perguruan tinggi dan institusi kepolisian di Indonesia telah menjadi agenda strategis sejak dekade terakhir, seiring meningkatnya tuntutan profesionalisme aparat keamanan. Unila, sebagai universitas negeri terkemuka di Provinsi Lampung, memiliki mandat tridarma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, Polda Lampung memerlukan tenaga yang tidak hanya terlatih secara taktis, namun juga berpendidikan tinggi untuk menghadapi tantangan keamanan modern, seperti kejahatan siber, terorisme, dan konflik sosial.
Komitmen Unila dalam Pelaksanaan Tridarma
Prof. Ayi menjelaskan bahwa Unila siap mengoptimalkan semua elemen tridarma melalui tiga pilar utama:
- Pendidikan: Membuka jalur akademik bagi anggota Polri untuk melanjutkan studi magister dan doktoral.
- Penelitian: Menggandeng Polda dalam proyek riset keamanan, kebijakan publik, dan teknologi informasi.
- Pengabdian Masyarakat: Melakukan program bersama yang menitikberatkan pada pencegahan kejahatan dan peningkatan literasi hukum di masyarakat.
Program Kerja Sama yang Ditetapkan
Berikut rangkuman program utama yang telah disepakati, lengkap dengan target peserta, durasi, serta kredit akademik yang dapat diperoleh.
| Program | Target Peserta | Durasi | Kredit |
|---|---|---|---|
| Magister Keamanan Nasional | Perwira Polri (Eselon II-IV) | 2 tahun | 40 SKS |
| Doktoral Kriminologi Terapan | Inspektur Keamanan | 3-4 tahun | 60 SKS |
| Workshop Riset Keamanan | Peneliti Polri & Dosen Unila | 1 minggu | 5 SKS |
Skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Anggota Polri
Unila menawarkan skema RPL yang memungkinkan anggota Polri mengonversi pengalaman lapangan menjadi kredit akademik. Mekanisme ini meliputi:
- Penilaian portofolio kerja (laporan operasi, penyuluhan, dan pelatihan).
- Ujian kompetensi berbasis modul yang disesuaikan dengan kurikulum program studi.
- Pengakuan kredit maksimal 30 SKS per semester, tergantung tingkat relevansi.
Dengan RPL, seorang perwira yang telah mengabdi selama lebih dari 10 tahun dapat memperoleh gelar magister dalam waktu yang lebih singkat, mempercepat proses profesionalisasi.
Dampak dan Implikasi Bagi Berbagai Pihak
Masyarakat: Tenaga kepolisian yang lebih terdidik diharapkan mampu melakukan pendekatan berbasis hak asasi manusia, mengurangi konflik, dan meningkatkan kepercayaan publik.
Pemerintah Daerah: Kolaborasi ini selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan Provinsi Lampung, khususnya dalam menciptakan lingkungan aman yang menarik investasi.
Industri Pendidikan: Model RPL dan program bersama dapat menjadi contoh bagi universitas lain di Indonesia untuk memperluas kerja sama dengan lembaga penegak hukum.
Tantangan dan Prospek Kedepan
Walaupun potensi manfaatnya besar, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi:
- Sinergi Administratif: Proses akreditasi dan persetujuan kurikulum memerlukan koordinasi lintas lembaga yang kadang lambat.
- Kesesuaian Kurikulum: Menyelaraskan materi akademik dengan kebutuhan operasional kepolisian memerlukan riset mendalam.
- Anggaran: Pendanaan bagi beasiswa dan fasilitas penelitian harus dijamin oleh kedua belah pihak.
Untuk mengatasi hal tersebut, Unila berencana membentuk tim kerja khusus yang melibatkan pejabat Polda, dekan fakultas, serta perwakilan mahasiswa. Tim ini akan menyusun roadmap lima tahun, termasuk skema pendanaan bersama dan mekanisme evaluasi kinerja program.
Kronologi Singkat Perkembangan Kolaborasi
- 6 Juli 2026 – Prof. Ayi menyampaikan komitmen resmi pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80.
- 15 Juli 2026 – Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Unila dan Polda Lampung.
- 1 September 2026 – Peluncuran program magister pertama untuk perwira Polri.
- 20 Oktober 2026 – Workshop pertama RPL diadakan di Gedung Rektorat Unila.
- 5 Desember 2026 – Hasil riset bersama tentang pencegahan kejahatan siber dipublikasikan di jurnal nasional.
Penutup Naratif
Dengan menumpangkan nilai-nilai akademik pada arena keamanan, Unila dan Polda Lampung menorehkan contoh kolaborasi yang tidak hanya memperkaya kompetensi individu, tetapi juga menata masa depan daerah yang lebih aman dan berdaya saing. Jika sinergi ini terus dipupuk melalui kebijakan yang tepat, investasi sumber daya manusia, serta evaluasi berkelanjutan, maka Lampung berpotensi menjadi model bagi provinsi lain dalam mengintegrasikan pendidikan tinggi dengan kebutuhan keamanan publik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













