Puluhan Siswa PAUD di Lebak Terpaksa Belajar di Bangunan Sekolah Nyaris Ambruk

Puluhan Siswa PAUD di Lebak Terpaksa Belajar di Bangunan Sekolah Nyaris Ambruk

PlatMerah.com, Lebak – Puluhan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Izzaturrahman di Kampung Babakan Keramat, Desa Sukanegara, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Banten, terpaksa menjalani kegiatan belajar mengajar di ruang kelas yang kondisinya memprihatinkan. Bangunan yang lapuk, atap bocor, dan dinding retak membuat proses belajar tidak nyaman dan mengancam keselamatan.

Kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Pihak sekolah telah berulang kali melakukan perbaikan secara swadaya, namun kerusakan terus terjadi karena struktur bangunan memang sudah rapuh. Kepala PAUD Izzaturrahman, Halimah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan ke dinas terkait hingga kementerian, tetapi hingga kini belum ada realisasi.

Bangunan Rapuh, Belajar di Tengah Keterbatasan

Halimah menjelaskan bahwa hampir seluruh ruang kelas di PAUD Izzaturrahman mengalami kerusakan berat. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar dilakukan di ruang yang ditutup menggunakan lembaran asbes agar tetap dapat digunakan. Namun, saat hujan turun, air tetap masuk ke dalam ruangan dan sering mengganggu proses belajar.

“Kami hanya berharap bantuan dari mana pun segera datang, karena seluruh ruang kelas di sekolah kami sangat rawan digunakan untuk kegiatan pembelajaran,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (18/2/2026).

Meski dalam keterbatasan, para guru tetap berupaya memberikan pembelajaran terbaik agar proses pendidikan tidak terhenti. Namun, kekhawatiran orang tua siswa pun tak bisa dihindari. Lilis, salah seorang orang tua siswa, mengaku setiap hari merasa waswas ketika anaknya belajar di sekolah.

“Setiap hari kami merasa waswas ketika anak belajar. Namun karena semangat mereka untuk sekolah sangat tinggi, kami tetap mengizinkan. Saat musim hujan, kegiatan belajar bahkan terkadang dipindahkan ke emperan rumah warga,” tuturnya.

Belum Ada Realisasi Bantuan

Pihak sekolah mengaku sudah berkirim surat ke dinas terkait hingga kementerian, tetapi belum ada hasil. Halimah juga menyoroti adanya PAUD lain di wilayah yang sudah mendapatkan bantuan, padahal kondisi bangunannya tidak separah sekolahnya.

“Kami sudah berkirim surat ke dinas terkait bahkan hingga ke kementerian, tetapi belum ada hasil. Sementara ada PAUD di wilayah lain yang sudah mendapatkan bantuan, padahal kondisi bangunannya tidak separah sekolah kami,” ungkapnya.

Harapan dan Dampak bagi Pendidikan Anak

Kondisi ini tentu berdampak pada kualitas pendidikan anak. Proses belajar yang tidak nyaman dan rawan bahaya dapat menghambat perkembangan anak. Pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan siswa dalam belajar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak terkait kondisi PAUD Izzaturrahman. Namun, perhatian serius dari semua pihak sangat dibutuhkan agar hak anak atas pendidikan yang layak dapat terpenuhi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup