Profil Ali Rokhman, Plt Rektor Unsoed Pengganti Akhmad Sodiq yang Jadi Tersangka KPK

Profil Ali Rokhman, Plt Rektor Unsoed Pengganti Akhmad Sodiq yang Jadi Tersangka KPK

PlatMerah.com, Purwokerto – Prof. Dr. Ali Rokhman, M.Si resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mulai 23 Agustus 2026 menggantikan Akhmad Sodiq yang tengah tersangkut kasus korupsi penerimaan mahasiswa baru.

Penunjukan Ali Rokhman oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bertujuan untuk memastikan kelancaran proses pendidikan dan administrasi di Unsoed di tengah situasi hukum yang sedang dihadapi kampus tersebut. Ali Rokhman menyatakan fokusnya adalah menjaga kelangsungan Tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rekam Jejak dan Karier Ali Rokhman

Ali Rokhman lahir di Paguyangan, Brebes, pada 17 Oktober 1967, kini berusia 59 tahun. Ia merupakan Guru Besar Manajemen Informasi Sektor Publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed, yang dikukuhkan pada Mei 2025. Sebelum menjabat Plt Rektor Unsoed, Ali Rokhman pernah menjabat sebagai Rektor Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) periode 2017-2021, yang kini menjadi Telkom University Kampus Purwokerto.

Selain itu, Ali Rokhman juga pernah mencalonkan diri sebagai rektor Unsoed untuk periode 2026-2030, namun kalah suara dari Akhmad Sodiq. Dalam pemilihan tersebut, ia mengusung visi untuk menjadikan Unsoed sebagai institusi yang diakui secara global sebagai pusat pengembangan sumber daya pedesaan dan kearifan lokal pada tahun 2034.

Konteks Penunjukan Plt Rektor Unsoed

Akhmad Sodiq, rektor terpilih Unsoed periode 2026-2030, terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 20 Agustus 2026 dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru di Unsoed. Bersama Akhmad, dua pejabat lain yaitu Wakil Rektor III Norman Arie Prayoga dan Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto juga menjadi tersangka. Tiga tersangka dari pihak swasta turut terlibat sebagai perantara, termasuk Mulyono yang merupakan keponakan Akhmad Sodiq.

Menanggapi situasi ini, Kemdiktisaintek menegaskan tidak menoleransi pelanggaran hukum dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi dan menyerahkan proses hukum kepada KPK. Penunjukan Ali Rokhman sebagai Plt Rektor bertujuan menghindari kekosongan kepemimpinan serta memastikan semua aktivitas akademik dan administrasi berjalan normal.

Tugas dan Tanggung Jawab Ali Rokhman sebagai Plt Rektor

Sebagai Plt Rektor, Ali Rokhman bertanggung jawab memastikan proses perkuliahan, penelitian, dan pelayanan administrasi kepada mahasiswa, dosen, dan alumni berjalan lancar. Ia juga akan melakukan evaluasi dan penyesuaian strategis di lingkungan internal Unsoed untuk menjaga kualitas pendidikan dan layanan kampus.

Visi dan Komitmen Ali Rokhman

Pada orasi ilmiahnya saat pengukuhan guru besar, Ali Rokhman menyampaikan tema “Transformasi Menuju Government 5.0 Pada Pemerintah Lokal di Indonesia”, menandakan komitmennya terhadap pengembangan manajemen informasi sektor publik dan inovasi di lingkungan pendidikan.

Dengan latar belakang akademik dan pengalaman kepemimpinan di bidang pendidikan tinggi, Ali Rokhman diharapkan mampu membawa stabilitas dan kemajuan bagi Unsoed selama masa transisi ini.

Penunjukan Plt Rektor ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk menjaga reputasi dan kinerja Unsoed sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia, terutama di tengah situasi hukum yang menimpa pimpinan sebelumnya.

Ali Rokhman siap menjalankan amanah ini dengan integritas dan profesionalisme, memastikan Unsoed tetap menjadi pusat pendidikan berkualitas dan berkontribusi bagi pengembangan sumber daya manusia di daerah dan nasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup