Projo Tak Bantah Efek Politik Jokowi di Pemilu 2029, PDIP Minta Pemerintah Fokus Kerja

Projo Tak Bantah Efek Politik Jokowi di Pemilu 2029, PDIP Minta Pemerintah Fokus Kerja

Plat Merah – Projo tak bantah efek politik Jokowi di Pemilu 2029, PDIP minta pemerintah fokus kerja | Satu Meja [titlebase]. Pemilu Masih Lama, Seberapa Efektif Safari Politik Jokowi Menggaet Pemilih Elektoral? JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan berkeliling Indonesia dalam waktu dekat. Pria yang identik dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah hengkang dari PDI-P ini akan memulai perjalanannya dari Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat. Meski safari disebut untuk memenuhi undangan masyarakat sekaligus menemui pengurus PSI di daerah, publik menduga lawatannya juga bertujuan untuk mendongkrak suara PSI menuju Pemilu 2029. "Lebih dari 30 persen pemilih itu sudah punya pilihan sejak jauh-jauh hari. Jadi, dengan demikian, pemilih Jokowi yang sudah setia atau yang masih setia sama Jokowi itu bisa diikat jauh-jauh hari," kata Djayadi, Dirjen Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI). Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan menilai, safari jauh-jauh hari justru relevan untuk partai berlambang gajah itu karena sebanyak 30 persen pemilih sudah menentukan pilihannya dari jauh-jauh hari. Oleh karena itu, mengambilalih garis start lebih dulu bisa menjadi sebuah keunggulan, minimal membuat PSI mampu menembus ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Jokowi sendiri akan memulai perjalanannya dari Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat. Meski safari disebut untuk memenuhi undangan masyarakat sekaligus menemui pengurus PSI di daerah, publik menduga lawatannya juga bertujuan untuk mendongkrak suara PSI menuju Pemilu 2029. Pada akhirnya, projo tak bantah efek politik Jokowi di Pemilu 2029 dan PDIP minta pemerintah fokus kerja.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup