Keruntuhan Kubu Jacinta Allan: Dua Menteri Kunci Mundur, Carroll Siapkan Reshuffle
Plat Merah – Guncangan politik di Victoria terus berlanjut setelah pengunduran diri mantan Premier Jacinta Allan. Dua menteri senior yang merupakan sekutu dekat Allan, Harriet Shing dan Lily D’Ambrosio, mengumumkan akan meninggalkan dunia politik dan tidak akan mencalonkan diri pada pemilihan negara bagian November mendatang. Keputusan ini membuka jalan bagi Premier baru Ben Carroll untuk melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat.
Menteri Kesehatan Harriet Shing, yang juga anggota dewan legislatif, menyatakan telah bertemu dengan Carroll pada Selasa sore, beberapa jam setelah ia dilantik sebagai premier, untuk memberitahukan keputusannya. Shing pertama kali terpilih pada 2014 dan merupakan anggota parlemen lesbian pertama di Victoria. Ia diangkat ke kabinet pada 2022 dan dipromosikan menjadi menteri kesehatan pada April setelah Mary-Anne Thomas mengumumkan pensiun. “Sudah menjadi pandangan saya bahwa kita adalah pengurus peran-peran ini selama kita memilikinya, dan sekarang saatnya bagi saya untuk mewariskan kesempatan dan kewajiban ini kepada orang berikutnya,” ujar Shing dalam pernyataannya.
Sementara itu, Menteri Energi Lily D’Ambrosio, yang mewakili kursi Mill Park sejak 2002, juga mengumumkan pengunduran dirinya. D’Ambrosio merupakan menteri energi dengan masa jabatan terlama di Australia setelah ditunjuk pada pemerintahan pertama Andrews pada 2014. Ia menyebut perubahan lanskap energi selama satu dekade terakhir sebagai salah satu pencapaiannya. “Pada 2014, tidak banyak orang yang terlalu memikirkan energi. Tentu saja, dekade setelahnya mengubah semua itu,” kata D’Ambrosio dalam pernyataan. Ia telah memberi tahu Carroll tentang keputusannya untuk mundur dari kabinet pada Kamis.
Kepergian Shing dan D’Ambrosio, yang merupakan tokoh penting dari faksi kiri sosialis yang didukung Jacinta Allan, memberikan ruang bagi Carroll untuk merombak kabinet. Carroll diperkirakan akan mengumumkan kabinet barunya pada Senin, dengan tiga kursi kosong yang harus diisi. Langkah ini terjadi setelah Allan mengundurkan diri pada Selasa pagi, beberapa menit sebelum menghadapi pemakzulan yang direncanakan oleh Carroll. Menurut Carroll, ia setuju untuk maju setelah delegasi lintas faksi anggota parlemen memberitahunya pada Senin bahwa premier telah kehilangan kepercayaan kaukus.
Dalam pernyataan langka, mantan Premier Daniel Andrews menyatakan dukungannya terhadap Carroll, mengatakan bahwa ia memiliki kemampuan untuk memenangkan pemilihan negara bagian November. Andrews juga memberikan penghormatan kepada Jacinta Allan, yang ia tunjuk sebagai penggantinya saat ia mengundurkan diri pada September 2023. Allan, yang merupakan mantan premier perempuan kedua Victoria, meninggalkan warisan yang kompleks. Namun, dukungan dari para pendahulunya diharapkan dapat memperkuat posisi Carroll menjelang pemilu.
Carroll telah memulai hari pertamanya sebagai premier dengan memperkenalkan undang-undang untuk menghapus sistem tiket voting kelompok (GVT), yang hanya digunakan di Victoria. Sistem ini selama ini memungkinkan kesepakatan di belakang layar antara partai-partai, sehingga beberapa kandidat dapat terpilih hanya dengan suara primer yang sangat kecil. Langkah ini disambut positif sebagai upaya membersihkan politik Victoria dari praktik yang tidak transparan.
Pengunduran diri dua menteri kunci ini menandai babak baru dalam politik Victoria. Dengan reshuffle yang akan datang, Carroll memiliki kesempatan untuk membentuk kabinet yang lebih sejalan dengan visinya. Namun, tantangan besar masih menanti, termasuk pembentukan komisi kerajaan untuk menyelidiki korupsi dan kriminalitas di sektor konstruksi CFMEU, yang akan menjadi agenda pertama rapat kabinet. Publik Victoria kini menantikan langkah selanjutnya dari Premier baru dan timnya dalam menghadapi pemilihan yang hanya tinggal beberapa bulan lagi.
Kepergian Jacinta Allan dan para sekutunya meninggalkan jejak yang mendalam di panggung politik Victoria. Namun, dengan perubahan kepemimpinan yang cepat, partai Buruh berharap dapat mempertahankan kekuasaan dan melanjutkan program-program yang telah berjalan. Carroll, yang mendapat dukungan dari berbagai faksi, kini harus membuktikan kemampuannya untuk menyatukan partai dan memenangkan hati pemilih.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.













