Janji Prabowo di HUT PAN ke-28: Pendidikan Gratis dan Lapangan Terbang untuk Nelayan

Janji Prabowo di HUT PAN ke-28: Pendidikan Gratis dan Lapangan Terbang untuk Nelayan

PlatMerah.com, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada Jumat malam, 18 September 2026. Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan sejumlah janji penting, termasuk rencana penggratisan biaya pendidikan dan pembangunan lapangan terbang khusus di kawasan kampung nelayan.

Prabowo mengungkapkan bahwa biaya pendidikan di sekolah negeri mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi negeri akan diupayakan untuk digratiskan. Ia menyatakan rencana ini akan dibahas dalam rapat terbatas kabinet sebagai langkah awal. Dana untuk program ini akan bersumber dari hasil penindakan terhadap tindak pidana korupsi yang merugikan negara.

Selain itu, Prabowo juga membuka opsi pembangunan infrastruktur berupa lapangan terbang di kawasan pesisir, khususnya di kampung nelayan. Tujuan pembangunan ini adalah agar ikan segar dengan nilai ekonomi tinggi dapat segera didistribusikan ke pasar tanpa memakan waktu lama, sehingga memperkuat ekosistem ekonomi di wilayah pesisir. Menurut Prabowo, kampung nelayan nantinya tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga memiliki fasilitas penyimpanan dan distribusi hasil laut yang memadai.

Kelakar dan Kedekatan Prabowo dengan PAN

Dalam suasana santai dan kekeluargaan, Prabowo juga membacakan dua pantun sebagai penutup pidatonya. Pantun pertama berbunyi, “Matahari terbit cahayanya terang, burung bernyanyi di atas dahan, bersama Zulhas, PAN terus berjuang, 28 tahun jaga amanah dan harapan.” Pantun kedua berbunyi, “Pergi ke Lampung membeli mangga, singgah sebentar bertemu kawan, partai PAN hebat Zulhas ketua umumnya, gerak cepat bantu rakyat untuk kemajuan.” Pantun ini memperlihatkan kedekatan Prabowo dengan PAN dan dukungannya terhadap perjuangan partai.

Prabowo juga menyampaikan kelakar mengenai kondisi keuangan PAN yang menurutnya masih memiliki utang meskipun mampu menggelar acara HUT yang megah. Ia mengutip filosofi keluarga “Margo Ono” yang berarti “ada jalan” sebagai pesan optimisme bagi pengurus PAN dalam menghadapi keterbatasan finansial.

Lebih lanjut, Prabowo menyatakan kesukaannya dipanggil “Mas Bowo” oleh keluarga besar PAN, menolak sapaan “Mbah” atau “Eyang” yang dianggapnya kurang sesuai dalam hubungan kekeluargaan tersebut.

Dukungan Partai Lain dan Sinergi untuk Masyarakat

Selain Prabowo, Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, turut menghadiri perayaan HUT PAN dan memberikan ucapan selamat. Perindo menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan PAN dalam membantu masyarakat, khususnya dalam meningkatkan perekonomian rakyat dan membangun iklim demokrasi yang sehat.

Hadir pula dalam acara tersebut sejumlah pejabat negara dan pimpinan partai politik lainnya, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani, yang menunjukkan pentingnya momentum HUT PAN sebagai ajang konsolidasi politik dan pembangunan nasional.

Dengan berbagai janji dan semangat yang disampaikan, HUT ke-28 PAN menjadi momen penting untuk meneguhkan komitmen partai dalam mendukung program pemerintah dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.

Tinggalkan Balasan

Tutup