DPR Dorong Kemendag Kendalikan Harga Beras
PlatMerah.com – Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah, mengimbau Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengendalikan harga beras yang mengalami kenaikan di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini penting mengingat beras merupakan kebutuhan pangan pokok yang dikonsumsi hampir setiap hari oleh masyarakat.
Kenaikan Harga Beras dan Dampaknya
Imas Aan menegaskan bahwa kenaikan harga beras berdampak langsung pada masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang sebagian besar pengeluarannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok. Dengan harga beras yang meningkat, daya beli masyarakat menurun sehingga mempersulit pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Kondisi Stok Beras Pemerintah
Meskipun pemerintah memiliki stok beras sekitar 5,1 juta ton, harga beras tetap mengalami kenaikan. Imas mengingatkan bahwa kondisi ini harus menjadi perhatian serius karena stok yang melimpah seharusnya bisa menjaga stabilitas harga dan pasokan beras di pasar.
Masalah Distribusi dan Rantai Pasok
Imas menyoroti pentingnya memastikan rantai pasok beras berjalan dengan efektif mulai dari produsen, penggilingan, distribusi, hingga pengecer. Ia mengingatkan agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara stok nasional yang tercatat cukup dan pasokan beras yang benar-benar tersedia di pasar untuk dibeli masyarakat.
Menurutnya, kenaikan harga beras dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti masalah distribusi, biaya logistik, penahanan stok, hingga margin perdagangan. Oleh karena itu, Kemendag bersama kementerian dan lembaga terkait perlu segera menginvestigasi penyebab kenaikan harga tersebut.
Data Harga Beras Terbaru
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2026, harga beras di tingkat penggilingan, grosir, dan eceran menunjukkan tren kenaikan. Secara bulanan, harga beras naik 1,32 persen, dan secara tahunan naik 5,52 persen, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.
Seruan untuk Pengawasan dan Kebijakan Jangka Panjang
Imas Aan menilai tren kenaikan harga beras ini harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap perdagangan dan distribusi beras. Kebijakan yang diambil harus mampu mengidentifikasi dan mengatasi faktor penyebab kenaikan harga secara menyeluruh, bukan hanya bersifat jangka pendek.
Langkah ini penting agar harga beras dapat stabil dan masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, tidak terbebani oleh kenaikan harga pangan pokok.
Artikel ini dipublikasikan oleh Plat Merah.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












